Lingga Panggil Komnas HAM ke Karo

Ngguntur PurbaNGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Warga memohon Komnas HAM turun ke Kabupaten Karo pasca bentrokan antara warga Desa Lingga (Kecamatan Simpang Empat) dengan aparat kepolisian Polres Tanah Karo di Kabanjahe. Mereka 

menduga adanya tindakan yang melanggar HAM telah dilakukan oleh aparat kepolisian sehingga 1 warga menjadi korban meninggal dunia dan puluhan luka-luka akibat serangan anggota kepolisian dengan mengunakan senjata api kepada warga pada jumat malam kemarin.

Suasana Desa Lingga pasca bentrokan atara warga dengan aparat kepolisian Polres Tanah Karo terlihat sangat berduka. Warga berkerumun di halaman salah satu rumah warga yang diduga meninggal dunia dan saat ini masih berada di RSU Brimob Sumut setelah mendapat perlakuan kasar dari aparat kepolisian Polres Karo.

Lingga 4Kasarnya perlakuan aparat kepolisian terhadap warga menurut warga tidak layak dilakukan oleh aparat kepolisian. Saat bentrokan terjadi, diperkirakan sejumlah warga terkena luka tembak peluru tajam serta pukulan dari aparat kepolisaan dengan mengunakan benda tumpul.

Hal ini sangat mengecewakan warga Desa Lingga.

Warga saat ini telah mengumpulkan sejumlah bukti kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap warga sehingga mengakibatkan warga meninggal dunia dan puluhan lainya luka-luka. Saat ini warga berharap kepada Komnas HAM agar dapat turuk ke Kabupaten Karo melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian Polres Tanah Karo.

Kedua foto dijepret oleh Delta Manik hari ini [Minggu 31/7] di Desa Lingga saat upacara pemakaman korban meninggal dari peristiwa hunjuk raja yang penuh kekerasan itu.








Share This Post On
468 ad

1 Comment

  1. Secara garis besar melihat kasus ini tdk hanya komnas HAM yang perlu di datangkan.,
    Tetapi masalah ini harus benar’ di selesaikan secara tuntas samapi ke akar’nya..,jikalau bersedia dan boleh yang perlu di datangkan adalah perwakilan antara lain:
    -KOMNAS HAM
    -BNPB
    -KPK
    -DPR RI Komisi VIII
    -PEMKAB KARO
    -DPRD KARO
    -Jajaran kepolisian yang berwenang

    Saya sebagai orang awam yang mencintai Taneh Karo Simalem mungkin muncul jadi pertanyaan dalam benak saya..,dan mungkin orang banyak yang melihat dan mendengar kasus ini..

    Lokasi relokasi yang direncanakan adalah Siosar dengan Lahan pemukiman yang targetkan BNPB adlh 30 Ha dengan total rumah yang akan dibangun 2.053 sedangkan target total relokasi adalah 1.700 KK untuk radius 3 Km dengan kata lain masih ada Avaliable 353 Unit, serta lahan pertanian seluas 416 Ha..

    1. Apakah dengan luas lahan siosar ini tidak cukup untuk menampung korban relokasi Gunung Sinabung…?
    2. Seberapa luas kah yang sudah terealisasi menjadi area relokasi serta seberapa luas yang sudah di garap (Land Clearing)..?
    3. Dengan alasan apakah terjadi adanya program relokasi mandiri..?
    4. Program relokasi mandiri dilakukuan dengan proses masyarakat yang mencari lahan sendiri, mengapa bukan Pemkab karo yang menentukan lokasi relokasi sesuai prosedur tata ruang kota..?
    5. Siapa/Instansi mana yang bertanggung jawab atas dana relokasi mandiri tsb…?
    5. Ketika permintaan untuk relokasi ke wilayah desa Lingga mendapat penolakan dilakukan mediasi pun tdk berhasil kenapa tetap dilanjutkan..?
    6. Dalam prosesnya disana ada pengembang property yang mana meminta bantuan ke pihak kepolisian untuk menjaga lahan.., a. Siapakah atau instansi mana yang bertanggung jawab dalam penunjukan pengembang tsb..?
    b. kapan pengembang tersebut mulai ditunjuk..,?
    7. Bagaimana mungkin proses relokasi mulai berjalan dengan bukti sudah dilakukan perataan tanah sedangkan lokasi tersebut belum di tinjau atau belum dicek secara fisik oleh pemerintah apakah layak atau tidaknya.,pernyataan Bupati ketika BPBD dan PU melakukan cek fisik dinyatakan ditolak.,tetapi tanah Desa lingga tsb sudah di akuisisi (dibeli) pakai uang siapa, dana dari mana…?
    8. Kepemilikan tanah tsb milik beberapa orang.,terus siapa yang beli?
    9. Setelah adanya penolakan tersebut.,dana mulai dicairkan pemerintah langsung situasi memanas, pemerintah mana yg dimaksut siapa..?

    Tidak menutup kemungkinan disini ada motif kepentingan orang pribadi ataupun kelompok..,

    Sumber data:
    (http://www.bnpb.go.id/berita/2458/relokasi-pengungsi-erupsi-sinabung-di-siosar)
    https://youtu.be/oqU3b0txop8

    Bagi yang punya info sedikit banyaknya yang cinta Taneh Karo Simalem mari tegakkan keadilan, bangun rasa kekeluargaan, cinta damai, adili yang perlu diadili..,
    Taneh Karo Simalem kuta kemulihenta ula ise pe sipediat encedai taneh uta kemulihenta ee.,mari radu ras kita engkawali kasus enda sitek kepedulianta meherga guna kepentingan kade”nta si tading ibas Taneh Karo..,

    Post a Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: