Pemkab Karo Diharapkan Galakkan Program Perikanan Rakyat

B. KurniaB. KURNIA P.P. KABANJAHE. Sekjen MPR (MajelisPermusyawaratan Rakyat) Kabupaten Karo, Roy Fachrabry Ginting SH MKn, berharap Bupati Karo (Terkelin Brahmana SH) mendorong dan membuat program unggulan perikanan rakyat di Kabupaten Karo.

“Ini dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan pemanfaatan ribuan hektar lahan tidur potensial untuk tambak dan kolam rakyat yang telah diprogramkan Presiden Jokowi untuk mendorong usaha perikanan rakyat secara nasional,” kata Roy.

Itu diucapkan oleh Roy saat menyerahkan dan menaburkan bibit nila unggul hasil bantuan dari Lumbini Blessing Community pimpinan Jemi Lim, Husin Fu, Bun Hie Teh di kolam kelompok RBE Batukarang Binaan Rekro Tarigan, Frans Maradona Bangun dan Roin Andreas Bangun [Minggu 4/9].

Menurut Roy, sebagian besar rakyat Karo adalah petani dan Pemkab Karo harus bisa melihat dampak pembangunan kawasan Danau Toba.

“Di situ ada celah akan berkembangnya sektor perikanan, pertambakan ikan air tawar. Mengingat keramba-keramba ikan air tawar di Danau Toba akan dibersihkan dan ditata ulang, diramalkan pasokan ikan air tawar dari Danau Toba ke Medan dan kota-kota lain di Sumut akan diisi oleh petani-petani perikanan air tawar di Kabupaten Karo,” papar Roy.

ikan 2Selanjutnya, Roy berharap kelompok Mina Padi Batukarang dan desa-desa lain di Kabupaten Karo bisa menangkap peluang bisnis perikanan ini. Dia mengharapkan kelompok Mina Padi Batukarang pimpinan bisa menjadi pioner keberhasilan usaha perikanan air tawar yang digerakkan oleh rakyat. Program perikanan rakyat dengan penggabungan penanaman padi akan berhasil dengan baik bila didukung penuh oleh Pemkab Karo dengan anggaran di APBD serta pembinaan oleh tenaga-tenaga ahli perikanan air tawar.

“Program ini sangat ampuh untuk membangun usaha dan industri rumah tangga perikanan rakyat,” ujar Roy di sela-sela acara penyerahan bibit ikan tawar ke Mina Padi Batukarang pimpinan Rekro Tarigan dengan binaan Kepala Desa Roin Andreas Bangun.

Program ini juga tentunya harus didukung dengan budaya makan ikan air tawar di semua lapisan masyarakat di Kabupaten Karo. Sehingga akan berdampak kepada pola hidup sehat dengan mendorong rakyat agar gemar makan ikan.

Menurut Roy Fachraby Ginting, selama ini rakyat di Kabupaten Karo membiarkan lahan-lahan potensial di lembah-lembah Tanah Karo menjadi lahan tidur dan tidak dimanfaatkan. Sudah saatnya Pemkab Karo membuat program padat karya untuk membuka dan mengolah lahan-lahan tidur untuk dijadikan sawah dan kolam untuk ditanam padi sekaligus tempat memelihara ikan air tawar jenis nila giv, ikan emas, bawal tawar, ikan lele dan lain-lain.




Dalam kesempatan ini, Roy Fachraby Ginting selaku Ketua Presidium Gerakan Karo Erdilo menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas perhatian dari Lumbini Blessing Community pimpinan Jemi Lim yang terus menerus memberikan bantuan ke Tanah Karo melalui Gerakan Karo Erdilo.

Bantuan tersebut telah menyebar ke beberapa desa di Tanah Karo; seperti terbentuknya kelompok Mina Padi di Desa Kutarayat pimpinan Satar Ginting dan Sastrawan Ginting, Desa Perbaji pimpinan Dedi Vernando Ginting, Desa Barusjahe pimpinan Jiwa Barus, Desa Kuta Gugung pimpinan Pelin Depari dan penaburan ribuan bibit ikan nila giv di Danau Lau Kawar.

Semua program dan bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat yang saat ini sangat menderita dengan erupsi Gunung Sinabung.

Keterangan Foto: USAI TABUR BIBIT IKAN : Sekretaris Jenderal MPR Karo Roy Fachraby Ginting dan Pengurus Komunitas Lumbini Blessing Community pimpinan Jemi Lim, Husin Fu, Bun Hie Teh dkk berfoto bersama di kolam kelompok mina padi RBE Batukarang Binaan Rekro Tarigan, Frans Maradona Bangun dan Roin Andreas Bangun di Tanah Karo.








Author: Jebta B Sitepu

Share This Post On
468 ad

Leave a Reply

%d bloggers like this: