JPK Adakan Edukasi Kesehatan di Karang Asem (Bali)

ni-nyoman-murdewi-1NI NYOMAN MURDEWI. KARANGASEM. Program terjun langsung ke masyarakat luas terus dikerjakan oleh JPK di Bali. Dengan wujud Soul Bali Charity, JPK memberi program edukasi di SD Negeri No 4 Dusun Ban, Desa Ban (Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali) [Sabtu 24/9]. Kegiatan ini bergabung dengan beberapa komunitas dan yayasan lainnya di Bali Timur untuk bantuan ini; Yayasan Bali Kumara, Komunitas Tulus Hati, Orari, dan KATA ( Karangasem Trekker Assosiation).


Sebanyak 80 siswa sangat antusias dan menyambut JPK dengan gembira.  
Edukasi yang diberikan adalah cara mencuci tangan dan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Beberapa murid mendapat hadiah doorprize bagi yang berani tampil memberi peragaan.

Setelah edukasi selasai tim membagikan paket buku, alat tulis serta sikat dan pasta gigi. Di samping itu, diberikan juga beasiswa untuk murid yang berprestasi.

bali-2Desa Ban dipilih sebagai sasaran edukasi dan pemberian beasiswa karena sekolah di desa ini masih sangat minim sarana dan prasarana untuk kelengkapan fasilitas secara maksimal. Ban adalah areal desa pegunungan kering dengan curah hujan yang sangat jarang sehingga penduduk di sini masih terbilang sangat prasejahtera.

Rata rata penduduk di dusun ini bermata pencarian buruh dan petani jambu mente. Keadaan siswa siswi pun dalam keseharian mereka ke sekolah penuh dengan tantangan. Mereka ada yang menempuh perjalanan 1 jam berjalan kaki dari rumah ke sekolah karena letak perbukitan dan terpencarnya jarak tempuh dan tidak tersedianya infrastruktur yang memadai.

Namun begitu, siswa siswi yang diwawancarai mengatakan dengan sukarela menempuh perjalanan jauh ke sekolah untuk bisa terus bersekolah. Bantuan sosial yang diterima pihak sekolahpun telah dimanfaatkan maksimal untuk kepentingan murid.

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri No 4 Ban (I Made Sudana Spd Sd), paket bantuan sosial difokuskan membeli seragam sekolah, buku-buku, sepatu dan sarana lainnya.




“Bansos semua dikelola oleh sekolah. Jika dibagikan kepada murid, kemungkinan bisa dipergunakan untuk kepentingan lain. Oleh sebab itu, sekolah mengambil alih supaya penggunaan Bansos agar bisa tepat sasaran,” tuturnya.

Desa Ban terletak di kawasan Bali Timur dan menempuh 3,5 jam perjalanan dari Denpasar. Lokasi perbukitan kering dan yang paling krusial adalah keterbatasan tersedianya sarana air bersih ke dusun ini. Penduduk sangat bergantung pada curah hujan dan PDAM yang membawa air secara manual untuk kebutuhan sehari hari.

bali-1bali-4bali-3




Share This Post On
468 ad

Leave a Reply

%d bloggers like this: