Maling Lembu Beraksi Lagi, Tak Takut Diancam Tembak AKBP Robert Da Costa

maling-lembu-1

Kandang lembu milik Mion Sitepu dan rumahnya di latar belakang.



imanuel sitepu 3IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Meski Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa telah memerintahkan tembak di tempat terhadap pelaku pencurian ternak lembu di Kecamatan Namorambe, ini ternyata tidak membuat pencuri bergeming sedikitpun. Buktinya, warga di Kecamatan Namorambe kembali kehilangan hewan ternak peliharaanya kemarin lusa [Jumat 25/11: sekitar 03.00 wib].


Kali ini, yang menjadi korban adalah Mion Sitepu (44) warga Dusun 1 Desa Kuta Tualah (Kecamatan Namorambe). 1 ekor lembu warna hitam dalam keadaan hamil diperkirakan seharga Rp 22 juta hilang diangkut maling dari dalam kandang yang berada persis di belakang rumahnya.

Cerita Mion Sitepu ketika ditemui di Polsek Namorambe sekira 12.00 wib, sebelum lembunya diketahui hilang, dia masih sempat bermain playstation (PS) di dalam rumah yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari kandang lembunya.

“Padahal jarak kandang lembu ke rumah paling jauh sekitar 10 meter. Saya masih main PS sebelum kejadian. Sebelum tidur, saya pergi ke kandang lembu dan melihat lembu milik saya masih ada,” kata Sitepu.

maling-lembu-3Namun, kata Sitepu, sekira 03.30 wib, dia tiba-tiba ditelpon oleh tetangganya dan mengatakan lembu miliknya terlepas. Dia pun bergegas bangun. Memang benar, salah satu lembu milik Sitepu telah keluar dari kandang. Mirisnya, 1 ekor lembunya yang lain yang sedang hamil tidak kelihatan lagi.

“Satu ekor lembu saya lepas dan lompat lompat di pinggir jalan dan satu lagi tidak kelihatan. Setelah aku ikuti jejak kaki lembuku ternyata berakhir di tengah kuburan yang berjarak 50 meter dari kandang,” beber Sitepu seraya mengatakan kalau seekor lembunya yang hilang tersebut sempat diikat di bawah pohon duku sebelum dibawa dengan mobil menuju arah Delitua.

Sementara menurut R Tarigan (45) warga sekitar TKP ketika dikonfirmasi secara terpisah, mengaku tak habis pikir karena pencurian hewan ternak lembu di kawasan Namorambe sudah terjadi berulangkali.

“Kalau tidak salah, sudah 7 kali terjadi pencurian lembu di sini. Setidaknya 25 ekor lembu milik warga sudah hilang. Ini benar-benar sudah luar biasa,” terang Tarigan sambil menggelengkan kepala.




Padahal sambung Tarigan dan dibernarkan warga lainnya, Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa sudah memerintahkan tembak di tempat bagi pelaku maling lembu.

“Tetapi para maling lembu tidak takut dan tidak gentar. Sepertinya para maling lembu menantang Kapolres Deliserdang,” cetusnya.

Kanit Reskrim Polsek Namorambe Ipda Hendrik Ginting ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

“Kita sudah menerima laporan korban dan kita sudah membentuk tim untuk mengungkap pelaku maling lembu,” kata Ginting.




Share This Post On
468 ad

Leave a Reply

%d bloggers like this: