Istilah hypocrisy atau 'munafik' dalam kehidupan Barat adalah istilah yang sudah sangat tua. Istilah itu kemungkinan adalah pertanda pertama perkembangan pik…
Istilah hypocrisy atau 'munafik' dalam kehidupan Barat adalah istilah yang sudah sangat tua. Istilah itu kemungkinan adalah pertanda pertama perkembangan pikiran manusia dari primitif ke peradaban. Dalam zaman primitif pastilah istilah itu tak dikenal, dan tak ada gunanya. Itu pula sebabnya tidak terpakai dalam kehidupan primitif itu. Kontradiksi dalam kehidupan pada dasarnya hanyalah dengan alam, dan alam tak mengerti kemunafikan. Jadi istilah ini bisa muncul barulah setelah ada kontradiksi dalam masyarakat, setelah munculnya golongan/klas yang berlainan atau yang bertentangan dalam masalah kepentingan. Sanggar Seni Rulo dalam pembuatan film promosi wisata Kabupaten Deliserdang[/caption]
“In England the only homage which they pay to Virtue is hypocrisy,” kata penyair Inggris Lord Byron (1788-1824) yang hidup dalam abad Romantisme Eropah. Lord Byron sebagai seniman sastra melihat fenomena ini terutama di kalangan elit Eropah, menyatakan curahan hatinya dalam menentang dominasi norms and values orang-orang aristokrat Eropah ketika itu.
Dari Era Romantisme ini berangsur muncul era Enlightenment sebagai cikal bakal pertumbuhan individualisme dan nationalisme di Eropah dan kemudian ke seluruh dunia. Nasionalisme ini sejak semula juga sudah ada dua aliran, yaitu aliran primordialis dan modernis.
Dua aliran inilah yang kita jumpai sekarang di mana-mana. Di bidang politik, terlihat semakin tajam kontradiksi antara keduanya. Orang modernis ini semakin terlihat bertendensi persatuan 'internasionalisme' humanis, persatuan semesta kemanusiaan, menjurus ke tendensi 'satu kultur dunia' atau kelanjutan politik multi-kulti 'multikulturalism' dan kekuasaan global ke satu tangan.
Primordialis (dipakai juga istilah ethnonationalism) sebaliknya mengutamakan spirit primordial dari sumber yang nyata yang ada dalam kehidupan, dari kehidupan kultural yang dimiliki setiap manusia dan grup manusia. Dengan perkataan lain, " primordialist describes nationalism as a reflection of the ancient and perceived evolutionary tendency of humans to organize into distinct groupings based on an affinity of birth" . http://en.wikipedia.org/wiki/Nationalism