← Beranda Budaya & Adat · Min, 30 Jun · 2 mnt baca
Mau Cari Rejeki Di Pembuangan Sampah, Yani Malah Dihajar IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Getirnya kehidupan ini, bukan persoalan bagi Nora Yani (26) yang tinggal menetap di sebuah rumah kontrakan di Gg. Dame Desa Baru …
IMANUEL SITEPU. PANCURBATU. Getirnya kehidupan ini, bukan persoalan bagi Nora Yani (26) yang tinggal menetap di sebuah rumah kontrakan di Gg. Dame Desa Baru (Kecamatan Pancurbatu). Tapi, dihajar suami saat hendak bekerja mengumpulkan barang bekas (Botot) di lokasi pembuangan sampah, jelas saja ia tidak terima. Diapun melaporkan suaminya atas tuduhan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ke Polsek Pancurbatu [Sabtu 29/6: sekira 06.30 WIB). Informasi diperoleh Sora Sirulo menyebutkan, pagi itu, Nora Yani (26) permisi kepada suaminya R (26) mau pergi cari nafkah di TPA Sampah kawasan Marelan Medan. R malah menyatakan dia saja yang pergi nanti. Tapi melihat suaminya masih bermalas-malasan dan lagi tiduran, Nora meminta dirinya saja yang pergi bekerja. Tiba-tiba saja R yang tidak terdaftar sebagai penerima BLSM tersebut marah dan menumbuk kepala korban seraya menyuruh istrinya membawa ketiga anak-anaknya yang masih kecil-kecil.
“Mana mungkin aku bekerja sambil membawa ketiga anak-anak kami. Bagaimana mengais rezeki di sampah-sampah itu kalau anak-anakpun ikut kesana,” ujar Nora.
Parahnya lagi, katanya, sudah ditumbuk, Nora disiram minyak tanah lagi oleh suaminya R. Kemudian mau disulutnya pakai api. Melihat tindakan suaminya itu, Nora semakin takut, tapi masih sempat mematikan api yang ditangan R sehingga tubuhnya luput dari lalapan api.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.