Stres yang berat yang sedang dihadapi : masalah dalam pekerjaan/sekolah, hubungan relasi dengan seseorang, keinginan yang tidak tercapai, kemarahan yang terpendam, kesedihan yang mendalam dan kekecewaan) Semua faktor di atas berinteraksi dan menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan zat kimia (neurotransmiter ) di saraf otak dan muncullah gangguan seperti waham/ delusi. Seringkali gangguan waham/delusi ini disertai juga dengan gangguan halusinasi yaitu gangguan persepsi panca indra yang tidak memiliki stimulus seperti : mendengar suara-suara bisikan, melihat bayangan-bayangan, merasa ada sesuatu di badan/ kulit, seperti mencium bau-bauan, merasa ada rasa-rasa tertentu di lidah.
Gangguan ini sangat dikenali di bidang psikiatri dan dapat diterapi dengan baik. Konsultasi dan pemberian obat dapat mengurangi dan menghilangkan gangguan ini secara bertahap. Dukungan dan partisipasi keluarga/teman/masyarakat memegang peranan penting untuk pulihnya seseorang dengan gangguan psikotik.
Waspada bila ada orang terdekat kita yang sering/ mudah merasa curiga karena kemungkinan itu adalah sebuah gangguan psikotik. Segera berkonsultasi dengan psikiater/ psikolog/ perawat jiwa untuk mendapatkan bantuan dan pertolongan.
Salam sehat jiwa!
* Penulis adalah Psikiater RS Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi, Bogor