← Beranda Budaya & Adat · Sen, 17 Jun · 2 mnt baca
Nagih Utang, Lengan Debt Collector Nyaris IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Nasib Hendri Sembiring (41), warga Desa Pintumbesi (Kecamatan STM Hilir) ini terbilang malang. Ayah 3 anak ini sekarat dan terpaks…
"Aku minta tolong agar menyampaikan kepada majikannya bersabar dulu," kata Darwis dengan nada minta tolong .
Tidak terima dengan jawaban yang disampaikan, Korban langsung menarik kerah baju pelaku sambil mengucapkan:
"Saya sudah lama menjadi debt collector di Jakarta. Belum ada yang berani menolak permintaanku!"
Merasa malu ditagih utang di depan teman-temannya, pelaku langsung pamit kepada teman-temannya serta minta tolong kepada korban agar menunggu sebentar untuk mencarikan uang. Tidak lama kemudian, Darwis datang. Pada saat itu, posisi duduk korban persis membelakangi pintu masuk warung. Tanpa banyak cakap, Darwis langsung mengayunkan golok yang telah dipersiapkannya dari rumah ke arah leher korban. Secara refleks korban langsung menangkis parang yang diayunkan pelaku dengan tangan kirinya dan saat itu darah segar langsung moncrot.
"Melihat korban bersimbah darah dan terjatuh dari tempat duduknya, pelakupun langsung kabur sambil menenteng parang yang dipergunakan pelaku," beber sumber Sora Sirulo sambil minta namanya tidak disebut karena takut menjadi saksi dalam pekara itu.
Kapolsek Talunkenas AKP Amir Sinaga SH membenarkan adanya kejadian itu. Kini korban masih mendapatkan perawatan secara medis di rumah sakit dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Laporannya telah kita terima. Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan, termasuk pelaku Darwis dalam pengejaran,” pungkasnya.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.