Puisi: Anakku, Teruna-teruna — Sorasirulo
← Beranda

Puisi: Anakku, Teruna-teruna

Oleh: Elisabeth Barus (Medan) Nurani menjerit tatkala harga diri terusik serasa melayang tak tentu arah kaki berpijak mengapa dan mengapa? Seribu tanyak di b…