← Beranda Berita terkini · Hukum · Sab, 15 Mar · 2 mnt baca
Mengaku Pasutri, Kereta Vario Milik Nurasyiah IMANUEL SITEPU. DELITUA. Malang nasib Nurasyiah (45), warga Jl. M. Basyir, Kelurahan Pangkalan Mansyur (Kecamatan Medan Johor). Keretanya yang mau dijual mal…
Ternyata benar, salah seorang laki-laki tadi datang bersama seorang perempuan dan mengaku sebagai istrinya. Setelah mengobrol beberapa saat, laki-laki tadi menawar dan terjalin kesepakatan harga sepeda motor korban dihargai Rp 12,5 juta.
Karena sudah ada kesepakatan, laki-laki yang belum diketahui identitasnya ini meminta kunci kontak dan STNK dengan alasan mau mengecek nomor rangka dan kondisi mesin. Karena sudah percaya, korban memberikan kunci kontak dan STNK yang diminta laki-laki tadi. Setelah diberikan, ternyata laki-laki tadi pergi begitu saja meninggalkan perempuan yang diakuinya sebagai istrinya tadi.
Setelah ditunggu hingga beberapa jam, laki-laki tadi tidak kembali. Tahu kalau sudah menjadi korban penipuan, korban bersama suaminya membawa perempuan tadi ke Polsek Delitua dan sekaligus membuat laporan.
Setelah berada di Polsek Delitua, perempuan yang dibawa korban tadi diketahui bernama Venty Fran br Sinulingga (35) warga Jl. Jamin Ginting, Ladang Bambu (Kecamatan Medan Tuntungan). Venty mengaku kalau dia baru kenal dua minggu dengan laki-laki yang membawa kereta korban di salah satu oukup di Jl. Jamin Ginting. Ia juga mengaku disuruh untuk mengaku sebagai istrinya untuk mengelabui korban. Meskipun demikian, Venty tetap ditahan oleh aparat kepolisian. Ia diduga ikut sebagai sindikat penipuan dengan berkedok pura-pura membeli kereta.
Venty yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, ia juga tidak tau kalau laki-laki yang baru dikenalnya dua minggu lalu merupakan pelaku penipuan.
"Saya tidak tau kalau dia berniat menipu," ujar Venty sedih.
Kapolsek Delitua Kompol Wahyudi SiK yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Martualesi Sitepu SH MH membenarkan kejadian penipuan yang dialami Nurasyiah.
"Saat ini, perempuan yang diketahui bernama Venty Fran Br. Sinulingga diduga salah satu pelaku telah kita ringkus dan masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Kanit. //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.