RANINTA MILA. BOGOR. Retreat “Indahnya Berbagi” baru saja dilaksanakan di Panti Asuhan Maranatha, Bogor—Ciawi . Acara Paskah gabungan Permata GBKP Pondok Gede Jakarta dengan Remaja HKBP Menteng Jakarta ini dimulai Pkl. 09.00 pagi sampai 17.00 Wib. Teman-teman yang tinggal di Panti Asuhan Maranata ini berjumlah 23 orang; 20 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Mereka semuanya berasal dari Nias.
Panti ini berdiri sejak terjadinya bencana alam tsunami Nias. Panji Ginting dan Parlin Napitupulu saat itu merasa perlu menolong anak-anak korban bencana itu. Pada tahun 2005, tepatnya 1 Juli, ada 6 orang anak yang datang dari Nias untuk menjadi penghuni di Panti Asuhan Maranatha. Anak yang termuda berumur 4 tahun dan yang paling tua 12 tahun. Semuanya mendapatkan pendidikan dan bersekolah di daerah dekat panti berada.
Awal mulanya, tidak ada diantara anak-anak tersebut yang mengerti dan tahu berbahasa Indonesia. Namun, saat ini, setelah hampir 10 tahun mereka ada di Bogor, mereka telah lancer berbahasa Indonesia.