Peras Pengusaha Ratusan Juta, Kades Namotualang
Korban saat membuat laporan ke Polsek Biru-biru.[/caption] IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Dituding telah melakukan pemerasan hingga ratusan juta rupiah, Kepala D…
Karena Tukang Ginting selaku kepala desa tidak bisa menjamin keamanan usaha yang dijalankan korban sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, ia pun mempertanyakan kepada Kades Tukang Ginting. Ternyata, sang kades bukan mengambil solusi. Dia malahan terus melakukan pemerasan. Kali ini, kepala desa meminta kepada pengusaha Vicky agar memberikan retribusi atas nama LKMD sebesar Rp 15.000 kepada setiap angkutan yang melintas.
"Saya sempat curiga. Mengapa waktu saya serahkan uang 75 juta rupiah, kades Tukang Ginting tidak langsung membeli pertapakan jambur . Demikan juga dengan uang LKMD yang dimintanya Rp. 15 ribu per truknya. Ia tidak bersedia bila uang itu diserahkan kepada Ketua LKMD. Padahal, sang Kades juga telah meminta Rp 7.500 per truk di luar dari permintaan masyarakat, tidak tercantum dalam kwitansi. Artinya, uang kami lebih dari seratus juta rupiah telah dikuras oleh dia. Sementara, usaha kami hanya kecil-kecilan. Itupun tak pernah berjalan mulus," katanya.
Atas dasar itulah, saya sekarang sudah sadar menjadi korban pemerasan oleh Kades. Maka, saya melaporkannya ke polisi. Dia juga diduga telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya," tutur Vicky.
Kapolsek Biru-biru AKP M. Simamora SH melalui Kanit Reskrim Aiptu A. Ville Tarigan ketika dikonfirmasi membenarkan laporan korban.
"Laporan korban telah kita terima," kata Ville.