Pisah Sambut Kapolsek — Sorasirulo
← Beranda

Pisah Sambut Kapolsek

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martualesi Sitepu SH MH memeluk Kompol Wahyudi Sik sebagai salam perpisahan.[/caption] IMANUEL SITEPU. DELITUA. Acara pisah…

Pisah Sambut Kapolsek

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martualesi Sitepu SH MH memeluk Kompol Wahyudi Sik sebagai salam perpisahan.[/caption]

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Acara pisah sambut Kapolsek Delitua dari Kompol Wahyudi Sik dengan penggantinya Kompol Anggoro Wicaksono SH Sik digelar di Aula Cadika Jl. Karya Wisata (Kecamatan Medan Johor) . Acara berlangsung dengan penuh keakraban. Selain dihadiri oleh personil Polsek Delitua, turut hadir para Kapolsek se jajaran Polresta Medan, Dan Yon Armed 2 Kilap Sumagan, WaDan Arhanud, serta Kasat Reskrim Polresta Medan. Ketua panitia pelaksana acara AKP M Hasibuan dalam kata sambutanya mengatakan, Polsek Delitua memiliki 91 personil. Dalam melaksanakan tugasnya, Polsek Delitua mencakup 3 kecamatan yaitu Delitua, Medan Johor dan Medan Tuntungan. Meski memiliki wilayah cukup luas, sejak kepemimpinan Kapolsek yang dijabat Kompol Wahyudi Sik, Polsek Delitua cukup berhasil terutama dalam mengungkap aksi kejahatan, seperti narkoba, judi, curat, curas dan curanmor, sebut Wakapolsek Delitua ini. Tantangan terberat adalah Pilpres[/one_third]

“Tantangan yang terberat dihadapi Polsek Delitua adalah pada Pemilu Pilpres yang akan digelar dalam waktu dekat. Selain anggota Polri harus bersikap netral, Polsek Delitua harus bekerja ekstra untuk melakukan pengawasan terhadap 354 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 3 kecamatan,” kata mantan Wakapolsek Helvetia ini. Mantan Kapolsek Delitua Kompol Wahyudi SiK dalam kata sambutannya dalam acara pisah sambut ini berterimakasih kepada seluruh jajaran anggota Polsek Delitua dan unsur Muspika atas kerja samanya yang terjalin selama ini, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Delitua dapat terjaga dengan baik. “Mungkin banyak anggota benci kepada saya. Tapi perlu diketahui, jangan lihat mulut saya. Karena mulut saya gak ada sekolahnya. Tapi lihat hati saya. Karena hati sayalah tinggi sekolahnya,” kata mantan Kasat Reskrim Labuhan Batu ini. terimakasih kepada wartawan[/one_third]