Tanda-tanda Stres Dan
Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (psikiater) Kepala SMF Psikiatri RS Marzoeki Mahdi, Bogor Kehidupan modern saat ini menuntut segala sesuatu lebih cepat sehingga me…
Dr. Lahargo Kembaren SpKJ (psikiater) Kepala SMF Psikiatri RS Marzoeki Mahdi, Bogor Kehidupan modern saat ini menuntut segala sesuatu lebih cepat sehingga menyebabkan munculnya berbagai tekanan dalam hidup. Masalah di tempat kerja, kuliah, sekolah dan keluarga yang menuntut suatu penyelesaian menyebabkan seseorang dalam keadaan frustasi dan tertekan sehingga memunculkan berbagai gejala stres. Sebenarnya, stres dalam jumlah yang kecil dan singkat bisa membuat performa kita menjadi lebih baik.
- Gejala kognitif :
- Masalah memori
- Sulit berkonsentrasi
- Membuat keputusan yang buruk
- Hanya melihat dari sudut pandang yang negatif
- Rasa cemas terhadap berbagai hal yang terus menerus muncul
- Gejala fisik :
- Gatal/nyeri di berbagai bagian tubuh
- Diare / sulit buang air besar
- Mual dan pusing
- Nyeri dada dan jantung berdebar
- Hasrat seksual yang menurun
- Terasa dingin di ujung jari
- Gejala emosi :
- Mood yang labil
- Mudah emosi/marah/tersinggung
- Gelisah, tidak bisa tenang
- Merasa sendirian dan terisolasi
- Depresi, sedih, perasaan tidak gembira
- Gejala perilaku :
- Nafsu makan meningkat / menurun
- Sulit tidur / terlalu banyak tidur
- Tidak mau bersosialisasi/bergaul
- Menunda-nunda pekerjaan dan tanggung jawab
- Menggunakan alkohol, merokok, narkoba untuk mencoba rileks
- Perilaku cemas: menggigit kuku, mondar mandir, melirik kiri kanan
Apabila ditemukan gejala-gejala seperti di atas berarti, gejala negatif stres sedang menghinggapi kita. Ini hal yang kurang baik, ada yang tidak pas dengan keseimbangan mental kita dan perlu dilakukan intervensi agar bisa kembali normal. Manajemen stres adalah cara kita menghadapi dan mengelola stresor yang sedang kita hadapi, yang dapat dilakukan dengan cara :
- Avoid (hindari) : apabila memungkinkan kita hindari sumber stresor yang menyebabkan kita stres.
- Alter (rubah) : apabila kita tidak bisa menghindarinya maka kita bisa coba merubahnya, coba libatkan orang lain dalam menghadapi stresor yang sedang kita hadapi
- Adapt (beradaptasi) : Saat stresor tidak bisa dihindari dan dirubah maka kita bisa mengatur respon kita terhadap stresor tersebut ke arah yang lebih positif. Fokus pada hal-hal yang menggembirakan dan menyenangkan dari pekerjaan kita tersebut
- Accept (terima) : belajar untuk menerima suatu keadaan dalam hidup kita meski itu rasa menyakitkan dan menyedihkan, tetapi itulah bagian warna warni kehidupan kita. Pelajari hikmah yang kita dapatkan dari kejadian ini.
Beberapa tips yang bisa dilakukan dalam mengelola stres adalah :
- Lakukan relaksasi otot dan mengatur pernafasan sehingga tubuh terasa rileks setiap kali merasa stres
- Lakukan olah raga yang teratur
- Makan makanan yang sehat dan bergizi, hindari makanan dengan banyak bumbu penyedap, pengawet dan pewarna yang berlebihan
- Tidur yang cukup setiap harinya
- Beribadah dan berdoa akan membuat kita merasa tenang dan jauh dari stres
Mari kita kenali gejala stres dan lakukan manajemen stres yang baik agar hidup tetap bisa berwarna dan ceria. Semangat menjalani hidup dan jauh dari efek negatif stres. Salam sehat jiwa // //