Asosiasi Kopi Taneh Karo (aktk) — Sorasirulo
← Beranda

Asosiasi Kopi Taneh Karo (aktk)

Harapan baru itu harus dibarengi peningkatan kualitas Kopi Karo. Ingat, tanpa Kimia !!! Petani kopi Karo. Foto: ITA APULINA TARIGAN.[/caption] Laporan Wartaw…

Asosiasi Kopi Taneh Karo (aktk)

Selanjutnya, Brahmana mergana ini mengatakan bahwa kata kunci dari kisahnya adalah agar kualitas kopi dari Taneh Karo ditingkatkan.

“Hindari penggunaan pestisida dan kimia yang berlebihan dalam perawatannya. Petani harus belajar bagaimana mengolah hasil panen kopi sehingga kualitasnya bisa diterima pasaran dunia. Saya siap membantu pemasarannya jika kualitasnya sudah memenuhi syarat. Bila jumlah produksinya minimal 2 ton/ bulan dengan kualitas baik, saya siap membantu memasarkannya,” paparnya. by cheap4all" href="#88698726"> Foto ITA APULINA TARIGAN[/caption]

by cheap4all" href="#88698726">Kita memang harus mengingat kembali rentetan sejarah pertanian Taneh Karo yang dari dulu dikenal sebagai penghasil sayur-mayur dan buah-buahan. Memang banyak permintaan dari negara-negara luar. Namun, sebagaimana diamini para nara sumber lainnya dan beberapa peserta diskusi itu, sejak tahun 1990an sayuran dan buah dari Taneh Karo banyak ditolak karena tingginya residu pestisida dan kimia.

by cheap4all" href="#88698726">Ingat, pasar ekspor kopi, sayuran dan buah tidak lagi menerima hasil pertanian yang mengandung pestisida. Kita bisa mencontoh Lintong dan Aceh dengan 100 Ha lahan kopi sudah bisa dibangun pabrik langsung di daerah itu karena kualitas dan produksinya jelas.

by cheap4all" href="#88698726">“Jika petani Taneh Karo mau memahami ini, saya yakin Kopi Karo akan berjaya kembali,” seru Bandar Riantono Brahmana. BERSAMBUNG // //