Barus Bakar Rumah — Sorasirulo
← Beranda

Barus Bakar Rumah

Sabar Barus menunjukkan rumahnya yang sudah ludes dilalap api.[/caption] IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Alen Barus (33) benar-benar keterlaluan. Bayangkan saja, …

“Namun, pada hari kejadian, Sabar Barus sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba dia didatangi oleh Alen Barus sambil berteriak: “Keluar kau! Tidak rumahmu ini, rumahku ini!”” tutur Kapolsek.

Lanjut dikatakan AKP Benyamin Pakhpahan, melihat Alen Barus datang marah-marah, Sabar Barus memilih keluar dari dalam rumah dari arah pintu belakang dengan membawa keretanya dan selanjutnya bersembunyi di Kuburan Cina.

“Tetapi, begitu Sabar Barus keluar dari persembunyiannya, ia melihat rumahnya telah habis terbakar hingga rata dengan tanah,” beber Pakhpahan.

Akibat ulah anak bungsunya itu, Sabar Barus pun jadi hilang kesabaran. Pasalnya, Sabar Barus mengaku merugi hingga Rp 30 juta. Seluruh harta bendanya ludes dilalap sijago merah. Hari itu juga, korban langsung mendatangi Polsek Biru-biru guna membuat laporan.

“Begitu mendapat laporan Sabar Barus, kita langsung memerintahkan anggota menangkap anak kandung korban. Hari itu juga, Alen Barus berhasil kita tangkap,” kata mantan Kapolsek Secanggang (Langkat) ini seraya menambahkan tersangka akan dijerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Tersangka Alen Barus.[/caption]

Alen Barus saat diwawancarai oleh Sora Sirulo di Polsek Biru-biru mengaku nekat membakar rumahnya sendiri karena dongkol setiap meminta uang tidak pernah dipenuhi oleh ayahnya Sabar Barus.

“Setiap aku minta uang, tidak pernah dikasih, pak. Kemarin aku minta uang beli pupuk. Itu juga tidak pernah diberi,” kata Alen Barus.

Lain halnya dikatakan Sabar Barus. Menurut ayah yang sudah dipenuhi uban di rambutnya ini, putra bungsunya itu memang anak kurang ajar dan tak tau diuntung.

“Kurang ajar memang dia itu. Masak dia berani cuma mengancam saya. Padahal dia darah dagingku sendiri,” kata Sabar Barus.

Masih kata Barus, anaknya Alen Barus bukan kali pertama merencanakan membakar rumahnya. Soalnya pengancaman juga pernah dilakukan Alen Barus pada bulan April lalu.

“Si Alen itu pernah juga menulis besar-besar di pintu rumah saya ‘Kututung kari rumah enda ngasa raci ras meseng’ (kubakar nanti rumah ini sampai gosong)’, kata Sabar Barus. // //