Catur Karo Di Kampus — Sorasirulo
← Beranda

Catur Karo Di Kampus

Gema Tarigan saat menjelaskan Catur Karo di ruang kuliah AMIK-BMP[/caption] ALEXANDER FIRDAUST. MEDAN. Permainan tradisional umumnya semakin tergerus menyusu…

Catur Karo Di Kampus

Gema Tarigan menambahkan, ketika seseorang telah memahami dengan benar tata cara permainan catur Karo, dia akan cepat mahir dalam permainan catur internasional.

"Tidak mengherankan, di awal abad ke-20 banyak pecatur Karo yang mengemuka dan dikenal secara internasional. Beberapa pecatur Karo yang mengemuka sebagai pemain catur handal di jaman kolonial belanda, diantaranya adalah Narsar Karo-Karo," jelasnya.

Menurut Gema Tarigan, Narsar Karo-karo pernah mengejutkan dunia ketika berhasil menahan remise pecatur Belanda Dr. Max Euwe yang tak lama kemudian menjadi juara catur dunia (FIDE) dan kemudian menjadi Presiden FIDE sekaligus guru besar (profesor) di bidang Matematika di Universitas Tilburg (Belanda).

Setelah memberikan kata pembuka terkait latar belakang catur Karo, kegiatan sosialiasi kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan catur Karo secara langsung kepada seluruh peserta. Perkenalan tersebut dimulai dari memperkenalkan buah catur, papan, dan juga tata cara bermain catur Karo.

Di akhir sosialisasi, dua peserta kemudian didaulat mempraktekkan bermain catur Karo secara langsung. Peserta yang terpilih untuk mensimulasikan permainan catur Karo adalah Andre Sembiring dan Andre Surbakti. Keduanya tampak lincah bermain catur Karo sebab, selama ini, sudah kerap mempelajari dan mempraktekkan cara bermain catur Karo bersama Percaka Medan.

Seperti diketahui, sosialisasi catur Karo yang dilakukan Percaka Medan di Kampus AMIK-MBP turut dihadiri oleh sejumlah pengurus IMKA, diantaranya Ketua Elkana Octavianus Tarigan, Wakil Ketua Andre Sembiring, Sekertaris Nirmawati beru Pinem, dan Bendahara Nurjanah beru Barus.

Dalam kesempatan yang sama, IMKA AMIK-MBP yang diwakili oleh Andre Sembiring turut mendukung sekaligus mengucapkan terimakasih kepada Percaka Medan yang telah berinisiatif melakukan sosialisasi Catur Karo di kampus AMIK-MBP.

"Kalau ada diantara teman-teman yang mau serius belajar sekaligus melestarikan catur Karo, silahkan menghubungi Percaka Medan. Di sini sebenarnya kita semua sangat perlu sekali memahami catur Karo, dengan demikian mari bahu membahu mengangkat kembali kebudayaan yang diwariskan oleh nenek moyang kita ini," ujarnya.