← Beranda Nasional · · 3 mnt baca
Kematian Rahma Tanjung, Ayah Wawan Tuduh Polisi Salah
Tersangka Wawan mengakui sebagai pelaku pembunuhan kepada Ustadz Sopiyan dan Kanit AKP Martualesi Sitepu.[/caption] IMANUEL SITEPU. DELITUA. Meski tersangka …
Polsek Delitua juga telah menggelar pra rekonstruksi , dihadiri oleh sepupu tersangka Santi Aji (48), keluarga korban, Lurah dan Kepling, serta saksi-saksi. Dalam pra rekon ini, pembunuhan terungkap setelah salah satu saksi kunci, L (35) yang sepupu korban, melihat tersangka dalam jarak pandang hanya sekira 5 meter. Dia menyaksikan Wawan keluar dari rumah korban, lalu menggembok pintu, dan selanjutnya, berjalan dengan merapat ke dinding rumah korban agar tidak terlihat oleh warga.
Menurut keterangan saksi itu, sesampai di sebuah gang kecil, tepatnya di samping rumah korban, saksi mata yang sama melihat tersangka menoleh ke kanan dan kiri mengamati situasi. Lalu tersangka berjalan menuju keretanya meninggalkan TKP. Selain ketarangan sepupu korban, ternyata, ayah korban bernama Syamsul Tanjung, sebelum tiba di rumahnya, sempat bertemu dengan tersangka Wawan. Oleh tersangka kemudian menyerahkan payung milik korban yang dibawa dari pabrik tempat mereka bekerja.
“Artinya, pada saat sebelum kejadian, tersangka terlebih dahulu pergi ke pabrik tempatnya bekerja. Setelah melakukan pembunuhan, tersangka kemudian kembali bekerja sehingga kesannya, pada saat kejadian, tersangka sedang berada di lokasi pabrik. Namun, tanpa sepengetahuan tersangka, ternyata ada yang melihat,” kata Kanit.
Masih kata Martualesi Sitepu, bahkan, kepada Ustadz H. Sopian Nur Sipahutar yang memberikan siraman rohani kepada para tahanan, tersangka Wawan mengakui langsung kalau ia melakukan pembunuhan terhadap korban Daniar dan mengaku mau bertobat. Alm. Rahma Tanjung semasa hidupnya[/caption]
Sementara, menurut pengakuan Eka Prananta (26) (salah satu tahanan yang saat ini meringkuk di sel tahanan Polsek Delitua bersama tersangka Wawan) kepada Sora Sirulo , juga mengatakan jika Wawan pernah bercerita kepadanya dia yang membunuh Daniar Tanjung.
“Bukan hanya kepada saya Wawan cerita kalau ia yang membunuh korban. Ada beberapa tahanan lain seperti Jainal (21), Rajali (27) Rahul Roy (22), Ijang (43), Yunus (25) Pales (33), Koko (21) dan karim (44) juga turut mendengar,” kata Eka Prananta kepada Sora Sirulo.
Seperti diketahui, Rahma Daniar Tanjung, ditemukan tewas mengenaskan di kamar rumahnya di Jl. Besar Delitua Gg. Suryo, Kelurahan Delitua Induk (Kecamatan Delitua) .
Menurut pengakuan tersangka Ikhsan Dermawan Lubis alias Wawan (26), warga Jl. Setia Ujung No 15 Kelurahan Delitua Induk (Kecamatan Delitua), usai membunuh korban, ia juga memperkosa mayat Daniar. Pembunuhan tersebut dilatarbelakangi lantaran Daniar tidak mau memaafkan pelaku. “Aku datang ke rumahnya mau minta maaf. Tapi ia tidak mau memaafkan aku. Aku jadi emosi,” kata Wawan kala itu. // //