← Beranda Budaya & Adat · Sel, 7 Apr · 3 mnt baca
Kepercayaan Oleh: Daud S. Sitepu (Papua) Sanggar Seni Sirulo menampilkan Rap Karo dengan iringan musik tradisional.[/caption] Bupati Terkelin mengatakan secara serius ma…
Masalah kepercayaan ini adalah modal dasar secara alamiah terjadi dalam setiap tingkah laku manusia ataupun pemerintahan, bisnis, persahabatan dan kekeluargaan. Sesuatu yang perlu dijaga dan dihormati. Jika pemerintah kerjanya nokohi rakyat saja maka pastilah rakyat tidak percaya lagi. Apalagi kalau, selain nokohi , menyusahkan pula.
Janji-janji tapi tidak ditepati apalagi kalau sudah jelas tidak berpihak kepada masyarakat dalam banyak kasus, pastilah tidak dipercayai lagi. Kebijakannya yang tidak berpihak kepada rakyat lokal pastilah menimbulkan ketidakpercayaan. Kaos “Pa Datas” semakin populer belakangan ini di kalangan para pencinta sejarah dan budaya Karo klasik. Dalam foto ini terlihat anggota redaksi Sora Sirulo (Alexander Firdaust Meliala) tersenyum mengenakannya saat baru saja menerima kiriman kaos ini dari Jakarta.[/caption]
Kebanyakan yang terjadi adalah rakyat yang tidak percaya pemerintah dibanding pemerintah yang tidak mempercayai rakyat. Itu artinya, mata rakyat banyak lebih banyak mengawasi dan melihat ke pemerintahh daripada mata pemerintah mengawasi rakyat.
Mana yang lebih benar dan lebih lengkap pengawasannya? Pastilah pengawasan rakyat.
Supaya rakyat percaya kepada pemerintah, sebaiknya kam yang sudah dipercayai rakyat menggunakan kepercayaan itu untuk sejahterakan rakyat. Bukan untuk memperkaya diri sendiri saat mumpung jadi bupati atau pejabat. Jangan semena-mena atas rakyat. Bertindak adil dan bijaklah. Berpihaklah pada kearifan lokal. Bukan kepada pendatang yang bisa memberi janji tanpa bukti atau kepentingan sesaat tapi menghancurkan masa depan rakyat itu pula.
Saling mempercayai bisa terjadi jika kedua belah pihak, pemerintah dan rakyat, memang bisa sama-sama dipercaya dengan itikad baik dan tidak saling merugikan.
“Paling tidak, win win,” ujar Prof. Steven Covey.
Saya setuju dengan Thomas Jefferson yang lebih mengutamakan kekuasaan Undang-undang daripada kepercayaan rakyat. Itu artinya ada kepastian yang mengikat. Setelah adanya saling percaya diikat dalam satu Undang-undang yang pasti. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.