← Beranda Budaya · Hukum · Sel, 17 Feb · 2 mnt baca
Kisah Nyata: Menghamili Oleh: Ariston Ginting (Medan) Di kala senja dan matahari pun mulai terbenam di sebelah Barat, sebuah cerita yang begitu rumit, di sebuah teras rumah (halaman…
Tidak terima dengan apa yang terjadi, si laki-laki melarikan diri. Dia meninggalkan perempuan yang hamil. Sakitnya pula, dia malah lari dengan perempuan lain (mungkin itu pacarnya atau entah apanya).
Si lelaki pergi jauh untuk meninggalkan perempuan yang hamil itu.
Saya pun mulai bingung dengan keadaanya yang ada. Lalu, saya bertanya kepada orangtua si lelaki yang menuturkan kisah ini: “Jadi, uga dage siban jalan keluarna e, laki? ”
"Adi bage kin, aku lanai bo pang mulih ku kuta. Penjaraken kalak nge kari aku jenda pe ," katanya terenyuh.
Mendengar pernyataan itu, hatiku sangatlah sakit teriris. Begitu beratnya beban orangtua atas perlakuan putranya yang tidak memikirkan resiko apa yang dia lakukan. Bukan hanya materi, tenaga, pikiran,dan harga diri. Kehormatan orangtua pun dipertaruhkan.
Kejadian ini akan menjadi buar bibir di kampung sana. Harga dan kehormatan orangtua pun mulai diragukan oleh orang kampung.
Uga nge siakap jalan keluarna si mejilena segelah ula lit perubaten ibas keluarga? // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.