Kolom Alexander F. Meliala: Meningkatnya — Sorasirulo
← Beranda

Kolom Alexander F. Meliala: Meningkatnya

"Di Festival Karo 2015 itu, sudah terlihat ada perubahan di kalangan Karo sendiri. Terlihat adanya perubahan dalam soal identitas Karonya, artinya perubahan …

Kolom Alexander F. Meliala: Meningkatnya

Sebagai contoh dari sisi fashion, misalnya, berbagai kaos dengan simbol-simbol Karo semakin banyak dicari dan diperjualbelikan. Begitupula uis beka buluh yang dulunya hanya dipakai saat acara-acara adat Karo, tetapi kini telah banyak dimodifikasi menjadi pernak-pernik, seperti syal, dompet, gelang dan lain sebagainya. Ini sekarang banyak dipakai oleh anak-anak muda Karo dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika rasa kinikaron semakin mengemuka pada anak-anak muda dari sisi fashion, juga terasa dari sisi musik tradisi. Berbagai musik Karo yang dulunya sudah mulai terlupakan, kini kembali bangkit. Minat generasi muda kian meningkat untuk kembali mengesplorasinya.

Barometer kebangkitan musik tradisi Karo yang digeliatkan oleh generasi muda dalam kurun beberapa tahun terakhir ini dapat terlihat dari banyaknya grup-grup musik Karo yang bermunculan. Begitupula halnya dengan sanggar-sanggar musik tradisi Karo yang kian menjamur.

Dari sisi olahraga juga demikian. Dulunya, olahraga catur Karo yang selama ini hanya diminati oleh kalangan tertentu, khususnya para orangtua yang telah berusia lanjut. Kini, catur Karo telah terangkat ke permukaan. Para mahasiswa, khususnya yang terlihat di Kota Medan akhir-akhir ini, semakin hari semakin banyak yang kembali mempelajari permainan tradisional yang pernah menghantarkan orang-orang Karo sebagai jago catur pada masanya di tingkat internasional itu.

Kebangkitan Kinikaron yang tampak di dunia nyata ini sedikit banyaknya tak terlepas dari gerakan kinikaron yang selama ini telah dipupuk dan digaungkan secara berkesinambungan melalui media online. Konsistensi kinikaron yang telah digaungkan dalam kurun sepuluh tahun terakhir melalui media online telah berhasil membawa perubahan berarti terhadap kinikaron dalam diri masing-masing warga Karo, khususnya generasi mudanya.

Rasa kinikaron yang semakin mengemuka pada diri masing-masing orang Karo ini patut diapresiasi. Namun demikian, rasa itu masih perlu terus dibina dan diarahkan kepada hal-hal yang bersifat positif, sehingga kinikaron semakin terpupuk dan membawa manfaat yang besar bagi kemajuan orang-orang Karo. Demikian pula tentunya kemajuan bangsa dan negara Indonesia. // //