Kolom Bastanta P. Sembiring: Algojo
Tak berselang lama setelah kolom saya berjudul “Matinya Emansipasi Pemikiran di Karo” dipublikasikan di sorasirulo.com, apa yang menjadi pembahasan di tulisa…
Si motu , si bodoh, si atheis, si rasis, si separatis, dll. Semua tuduhan kejinya dilontarkan untuk membendung keinginan orang yang berpendapat. Tentunya ini dilontarkan kepada mereka yang tidak sejalan dengan tujuan dan pemikiranaya. Inilah yang sering saya katakan upaya untuk membunuh emansipasi pemikiran di Karo. Apakah tujuan mereka? Yang pasti, tidak ingin kekaroan itu berkembang secara mandiri, lepas dari bayang-banyang tuan mereka. Jadi, topiknya semakin berkembang dan jelas.