← Beranda Hukum · Kolom · Sab, 17 Jan · 2 mnt baca
Kolom M.u. Ginting: Hukuman Pro dan kontra hukuman mati masih terus berlangsung. Argumentasi dan alasan-asalan kelihatannya tak ada yang baru, semua klasik saja. Sepertinya, soal ini ta…
Pernah ada seorang ahli bom hydrogen mengusulkan pengurangan penduduk dunia dengan bomnya, karena bom ini tak merusak bangunan, tetapi hanya mematikan orang. Jadi, yang bertahan hidup atau survive tak akan mengalami soal perumahan. Ini sangat efektif mengurangi penduduk. Jeleknya, tak membedakan penduduk pula. Karena itu tak mungkin usul ini diterima. tak bisa membedakan antara hidup atau mati[/two_third]
Apakah narkoba, penjual dan penggemarnya berkurang dengan hukuman mati? Sama sekali tidak. Lebih masuk akal kalau narkoba dibebaskan saja, tiap orang atau keluarga bisa menjaga dirinya sendiri seperti manusia dewasa dan waras. Perlu diperhitungkan juga bahwa, bagi yang sedang candu (high ), tak bisa membedakan antara hidup atau mati. Karena itu sering bikin celaka orang lain atau bikin mati orang lain juga. Inilah akibat yang sangat menyedihkan bagi keluarga yang tertimpa. Ini yang bikinan orang yang cari duit dengan bikin penderitaan orang lain.
Hukuman mati orang-orang ini masih terus diperdebatkan. Yang seharusnya tak perlu diperdebatkan, tak akan pernah selesai. Selama sistem tak membebaskan narkoba, selama itu akan ada bandit narkoba cari duit. Selama itu pula perlu pengadilan untuk bisa membunuh orang ’jahat’ ini. Padahal sudah jelas pekerjaan orang ini, bikin sengsara dan mati banyak orang lain demi duit. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.