← Beranda Budaya & Adat · Kolom · Kam, 12 Mar · 2 mnt baca
Kolom M.u. Ginting: Kebebasan Media Media sosial telah berhasil melaksanakan fungsinya sebagai unsur kebebasan berbicara yang sudah tertera dalam semua UU di banyak negeri dunia dan sebagai das…
Hanya manusia yang tidak normal (kekurangan dalam otak) atau sudah dipengaruhi narkoba yang tak punya sanubari keadilan. Tetapi, soal ini juga berada dalam solusi cita-cita keadian kemanusiaan tadi. Karena itu, arah perkembangan kemanusiaan yang sudah ditetapkan tadi tidak akan berubah.
Medsos yang bebas itu bisa juga digunakan untuk kepentingan pribadi, golongan maupun aliran dan juga tak terbatas seperti menjatuhkan ex-pacar dalam berita Sora Sirulo itu, atau juga bikin jenggot karikatur agama Yahudi atau agama Islam Muhammad yang telah bikin tindakan balas dendam dari pihak tertentu.
Soal pribadi dan soal aliran tetap berbeda, juga dalam penyelesaiannya. Soal-soal pribadi lebih dekat dengan persoalan psikologi. Soal aliran dan keyakinan tak bisa diselesaikan cepat, butuh waktu seperti semua keyakinan lainnya.
Dua pendapat masih berlaku, yaitu kebebasan berbicara tak ada batasnya atau masih perlu ada batasnya dalam soal-soal tertentu. Orang-orang Barat yang liberal ingin kebebasan berbicara tanpa batas, termasuk menghina agama tertentu atau semua agama.
Dua sikap ini bisa terus berjalan bersamaan, dengan semua risiko dan akibatnya yang mengikutinya. Perubahan dan perkembangan memang tak selalu mulus, sering butuh korban juga, yang pada umumnya berfungsi sebagai faktor yang mempengaruhi kecepatan perubahan dari segi waktu.
Tetapi, alat pembantu yang sangat mujarab, ampuh dan canggih sudah lahir dan sudah berada di depan kita: MEDIA SOSIAL DUNIA. Berita Terkait[/one_fourth]
Jangan Sebar Video Saat Aku Mencumbuimu // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.