← Beranda Budaya & Adat · Min, 19 Apr · 2 mnt baca
Perayaan Jubelium 125 Tahun Berita Simeriah Berlangsung NGGUNTUR PURBA. KABANJAHE. Puluhan ribu jemaat GBKP hadiri dan meriahkan Perayaan Jubelium 125 Tahun Masuknya Injil ke Tanah Karo yang diselenggarakan di Sta…
Menurut Yahonna, NZG lah yang pertama sekali membawa pekabaran Injil dan menyebarkan agama Kristen di Tanah Karo ketika penjajahan Belanda masuk ke daerah Karo. Memang, saat itu, Belanda masih sebatas menguasai Karo Dataran Rendah (Deli dan Langkat), sedangkan Dataran Tinggi Karo masih belum dijajah sama sekali.
“Oleh karena itu, patut disyukuri bahwa kehadiran zending pada masa itu tidak hanya membangun spiritualitas masyarakat tetapi juga membuat Karo sebagai petani yang terdidik handal dan profesional di bidangnya,” seru Yasonna Laoly yang berasal dari Suku Nias beristerikan beru Ketaren dari Suku Karo ini.
Yasonna mengharapkan, perayaan Jubelium diharapkan tidak hanya seremoni semata, namun menjadi proses konsolidasi gereja untuk pembinaan umat dan memberi kontribusi pembangunan dalam kesadaran keberagaman yang terpenting. Dia juga mengharapkan, yang terpenting saat ini, adalah selalu tetap tabah dan terus berdoa agar masyarakat Karo yang tengah dilanda bencana alam erupsi Gunung Sinabung senantiasa akan pulih kembali.
“Semoga cepat pulih kembali seperti sediakala dan keadaan masyarakat juga berangsur normal,” katanya.
Dapat ditambahkan, nama GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) baru dipakai sejak Sidang Sinode Pertama di Sibolangit tahun 1941. Sebelumnya, NZG mendirikan Gereja Karo di Buluhawar (Dataran Rendah Karo) setelah beberapa tahun bekerja di sekitar Sibolangit.
// //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.