Perjamuan Kudus ‘cimpa Matah Dan Lau
Kazpabeni Eben Ezer Ginting Foto: Bode Tarigan[/caption] Sebuah foto dikirim ke group facebook Jamburta Merga Silima (JMS) dengan keterangan: Minggu budaya d…
Kazpabeni Eben Ezer Ginting Foto: Bode Tarigan[/caption] Sebuah foto dikirim ke group facebook Jamburta Merga Silima (JMS) dengan keterangan: Minggu budaya di GBKP Simpang Marindal, semua pekerja dan jemaat memakai tanda-tanda kekaroan. Perjamuan kudus pakai cimpa matah dan lau pola (Lihat Foto).
Tapi, dalam perjamuan itu terdapat sebuah makna Unio Mystica (kesatuan secara mistik/ illahiah), sehingga dengan kata lain, Perjamuan Kudus bukanlah persatuan secara lahiriah saja, tapi mistik. Ini juga yang membuat makna Perjamuan Kudus tidak hanya sebagai peringet-ingeten kerna kesengsaran Yesus, tapi juga pengokohan persekutuan. (Saya menganggap inilah dasarnya sehingga Perjamuan Kudus dalam bahasa Indonesia diterjemahkan Lakon Persadan Sibadia - yang tidak menjelaskan tentang makan minum dalam istilah itu). Penampilan Kelompok Teater SIRULO pimpinan Ita Apulina Tarigan di Hotel Dharma Deli. Naskah dan sutradara: Juara R. Ginting.[/caption]