Relung Kehidupan:
Joni Hendra Tarigan (Pengalengan) Peragaan membuat masakan tradisional Karo di Pesta Mejuah-juah Berastagi 2015. Foto: ASTREA PURBA.[/caption] Kerap kali kit…
Dalam pekerjaan sehari-hari, saya sibuk dengan bekerja-belajar-bekerja. Semakin saya gali, semakin banyak yang harus saya gali lebih dalam dan saya menemukan, untuk melakukan tugas saya secara utuh dan juga cakupan yang luas, maka saya membutuhkan bantuan orang lain. Pada titik ini saya berfikir bahwa saya butuh orang. Kebutuhan tenaga pembantu ini cukup fisik saja, mengukur, mengawasi selesai. Akan tetapi saya memilih bahwa saya bertanggungjawab agar orang yang membantu saya harus memahami kenapa saya membutuhkan bantuan.
Sambil membantu saya, saya mencoba memberikan paparan dengan sederhana agar mudah dipahami. Jadi, ia tidak sekedar menyelesaikan pekerjaan tetapi memahami pekerjaan sehingga ilmu dari setiap kegiatan itu dapat diperoleh dan dapat ditingkatkan. Pengalaman, keahlian dan ilmu itu kemudian disertifikasi dan kemudian dapat digunakan untuk perkembangan karirnya. Saya sampaikan, kita harus berfikir bahwa suatu saat perusahaan tempat kita bekerja bisa saja bangkrut dan tutup. Kita harus siap untuk itu, yakni dengan terus bekerja-belajar-bekerja sehingga keterampilan kita diperlukan oleh orang lain atau perusahan- perusahaan lain. Pendakian Gunung Semeru. Foto: ITA APULINA TARIGAN.[/caption]
KITA TAU UNTUK YANG BESAR ITU SULIT, TETAPI MENGAPA KITA MEMILIH BERHENTI SEBELUM MEMULAINYA? // //