← Beranda Budaya & Adat · Kam, 11 Jun · 2 mnt baca
Semangat Inkulturisasi BASTANTA P. SEMBIRING. MEDAN. Inkulturisasi atau integrasi dengan budaya merupakan sebuah pemikiran untuk mendekatkan diri kembali kepada kearifan lokal. Ger…
Di organisasi, lembaga, ataupun kelompok kekaroan sendiri, tentunya inkulturisasi atau sejenisnya (kontekstual), perkembangannya sangat terasa dari penggunaan bahasa, ritual, hingga gaya arsitektur bangunan (seperti pada gereja St. Fransiskus Asisi di Berastagi, ataupun salah satu bangunan Masjid di Patumbak yang mengadopsi gaya arsitektur Karo). Masjid Karo[/one_fourth]
Berkaitan dengan bangunan Masjid yang bergaya arsitektur Suku Karo di Patumbak, hal ini tentunya sangat wajar, mengingat Patumbak yang kini kita kenal sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Deliserdang yang secara tradisional merupakan wilayah Urung Senembah. Urung ini adalah salah satu diantara beberapa Urung (negeri/kerajaan) Suku Karo di Karo Hilir (Karo Jahe ) yang masing-masing dipimpin oleh seorang raja urung (bapan urung ). Urung Senembah dipimpin oleh seorang raja urung dari merga Karo-karo Barus.
Patumbak juga dulunya merupakan ibu kota dari Urung Senembah di Deli dan merupakan tanah ulayat Suku Karo: suku asli yang mendiaminya.
Dari informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat, dikatakan kalau Mesjid yang berdiri di atas lahan eks PTPN ini merupakan swadaya masyarakat. Sebagian besar dari Suku Karo dan etnis lainnya, seperti Melayu dan Jawa. Sehingga tak jarang orang juga sebut ini Mesjid Karo, karena dibangun oleh dan dengan gaya arsitektur Karo. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.