← Beranda Ekonomi · Sel, 6 Okt · 3 mnt baca
Simposium Nasional Akuntasi Ke 18 Di Usu Medan Dihadiri MINDA SEBAYANG. MEDAN. Simposium Nasional Akuntasi yang ke 18 (SNA-XVIII) telah berlangsung baru-baru ini di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Sumate…
Selama 4 hari, secara paralel para pemakalah memaparkan hasil penelitian mereka. Pada SNA kali ini, ada 200 hasil penelitian yang lolos seleksi dan pada acara penutupan diumumkan juga 3 orang yang menjadi excellent paper .
Workshop yang dilaksanakan antara lain adalah mengenai Metodologi Penelitian tentang strategi menembus jurnal internasional terindeks scopus, research experiment , penelitian mixed method dengan menggunakan NVIVO dan Research Study Literature dengan metode meta analisis.
Selain itu, juga diadakan forum diskusi untuk program studi S1, Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk), vokasi, S2 dan S3 yang membahas tentang issue terkini di bidang akuntansi, kurikulum berbasis KKNI dan outcome yang diharapkan lulusan masing-masing strata pendidikan. peluncuran 2 buku[/one_fourth]
Hasil diskusi ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pengembangan kurikulum dan bahan ajar dalam proses pendidikan dan praktik akuntansi. Kegiatan lain yang dilakukan di SNA-XVII ini adalah peluncuran dua buah buku yang ditulis oleh dosen senior akuntansi yaitu buku ‘Pelangi di Cakrawala Profesi Akuntan’ karangan Drs. Hans Kartikahadi Ak CA dan buku ‘Peranan Akuntansi Dalam Korupsi’ yang ditulis oleh Prof. Moenaf Regar MASc Para peserta tertarik untuk berfoto bersama dengan para penari dari Suku Karo.[/caption]
Selama kegiatan para peserta juga dijamu dengan beraneka makanan khas Sumatera Utara dan panitia mengadakan pesta durian yang mendapat antusisme tinggi dari para peserta. Panitia juga memperkenalkan aneka budaya seperti aneka pakaian adat suku-suku yang ada di SUMUT dan tarian-tarian khasnya seperti tarian Karo, Melayu dan Simalungun. Dibuka juga sebuah pameran yang memamerkan aneka produk UMKM khas SUMUT seperti bika Ambon, songket Melayu Deli, batik gorga, dan lain sebagainya.
Pada hari terakhir, panitia sudah menyiapkan paket-paket wisata kepada seluruh peserta, yang dimulai dengan city tour ke Istana Maimun dan diikuti dengan wisata ke tempat-tempat menarik di SUMUT seperti Danau Toba, Pulau Samosir, Taman Simalem Resort dan tentu saja Berastagi.
Semoga SNA-XVIII ini tidak hanya meningkatkan kompetensi semua peserta yang mengikuti kegiatannya namun juga dapat menjadi ajang untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di SUMUT khususnya Taneh Karo.
Foto head cover: Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.