← Beranda Nasional · Jum, 29 Jan · 2 mnt baca
Dataran Tinggi Karo Potensial Peternakan SADA ARIH SINULINGGA. BERASTAGI. Usaha peternakan lembu dengan cara dikandangkan sangat cocok di Dataran Tinggi Karo. Rumput hijau di lahan pertanian yang lu…
“Sekarang ini, jauh lebih efektif dengan cara dibuatkan kandang seperti ini,” katanya sambil menunjuk ke kandang lembu miliknya. //
Diakuinya, memang diperlukan modal besar untuk itu. Akan tetapi, jika dilakukan dengan cara bersama-sama dengan sistim kelompok, mungkin bisa dilakukan. Menurutnya, warga bisa membeli satu atau dua ekor anak lembu, tapi kesulitannya adalah susah beternak dengan cara dilepas begitu saja seperti selama ini.
“Jika da kandang yang dibangun di setiap desa bisa dimanfaatkan bersama-sama,” kata Raymond lagi.
Mengenai pakan ternak lembu, menurut Raymond yang disebut juga Bapa Regina ini, bisa diracik sendiri dengan menggunakan consentrat dicampur kulit ubi dan abu jagung sebagai tambahan dari rumput hijau yang bisa diambil dari perladangan atau pinggir jalan sekitar kandang ternak.
Bapa Regina lebih lanjut menuturkan kepada Sora Sirulo, jika di setiap kampung diadakan kandang lembu seperti ini, masyarakat tidak lagi hanya tergantung pada hasil pertanian yang kadang harganya tidak menentu, bahkan kadang gagal panen. Sementara dari peternakan lembu tidak demikian karena harga cenderung stabil bahkan naik karena kebutuhan daging semakin meningkat terus.
Selain dagingnya, kotoran lembu bisa dijual kepada petani sebagai pupuk kompos. Dengan demikian, pendapatan masyarakat semakin meningkat. //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.