← Beranda Nasional · Sab, 22 Okt · 2 mnt baca
Judi Dadu Putar Marak, Kapolsek Biru-biru Diduga Makan Uang IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Belakangan ini, judi jenis dadu putar marak di wilayah hukum Polsek Biru-biru. Meski sudah berlangsung lama, Kapolsek Biru-biru AK…
Sementara menurut R. Tarigan (50) warga Desa Sidomuliyo (Kecamatan Biru-biru), permainan judi dadu putar di desa mereka memiliki omset cukup besar. Soalnya, permainan ini bukan hanya digandrungi oleh warga setempat, tapi juga oleh orang-orang dari luar. Di samping itu, beberapa personil Polsek Biru-biru juga terlihat mendatangi lokasi untuk meminta uang deren.
"Yang datang main judi dadu ke desa kami bukan hanya warga yang berdomisili di desa kami. Sejumlah pemain yang datang dari luar daerah menggunakan mobil dan kenderaan roda 2 juga setiap hari mendatangi lokasi. Sehingga pihak panitia bisa mengumpulkan omset hingga puluhan juta setiap hari," kata Tarigan yang juga dibenarkan oleh warga lainya seraya mengatakan kalau panitinya adalah bekas tentara yang sudah dipecat.
Lanjut warga, selain tempat permainan, lapak judi dadu putar yang ada di Desa Sidomuliyo juga selama ini dijadikan tempat peredaran narkoba. "Bukan hanya dijadikan lapak judi, tapi juga tempat peredaran narkoba. Tapi kok Polsek Biru-biru melakukan pembiaran? Mungkin dari bandar narkoba juga Polisi telah menerima suap. Padahal Kapolri sudah memerintahkan seluruh personil bersih dari suap dan pungli," bilangnya.
Kapolres Deliserdang AKBP Robert Da Costa SH Sik ketika dikonfirmasi terkait adanya permainan judi dadu putar di Desa Sidomuliyo, Desa Kutomuliyo, Desa Rumah Gerat dan Desa Kwala Dekah berjanji akan menindak tegas.
"Terimakasih atas infonya. Akan kita tindak," kata Kapolres.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.