Kolom Aletheia Veritas: Negara [hampir]
"Jadi, bagaimana orang-orangmu bisa bertahan 'hidup' bila negara (hampir) 'absen' di sana? Apakah kalian tidak kelaparan, tidak susah? Kasihan! Pasti kalian …
"Well, meski negara nyaris 'absen', masyarakat sipil ('civil society') kami, cukup tangguh. Kehidupan kami dibangun di atas komunitas, khususnya gereja dan juga para tetangga. Kalau kami lapar, kami bisa pinjam beras ke tetangga. Kalau kami kehabisan garam, kami bisa mengetuk pintu tetangga. Kalau kami sakit, komunitas gereja dan tetangga akan datang menjenguk. Kalau kami butuh rekreasi, kami akan pergi bersama-sama. Begitu kehidupan kami," jawab saya.
"Our society put so much effort on this. Meski tak mereka sadari!" tegas saya.