Kolom M.u. Ginting: Korelasi Neoliberal Dengan — Sorasirulo
← Beranda

Kolom M.u. Ginting: Korelasi Neoliberal Dengan

Terror sebagai Fear Mongering sudah semakin jelas hubungannya dan semakin banyak yang memahami berkat usaha-usaha ilmiah dari banyak akademisi dunia menjelas…

Kolom M.u. Ginting: Korelasi Neoliberal Dengan

Terror sebagai Fear Mongering sudah semakin jelas hubungannya dan semakin banyak yang memahami berkat usaha-usaha ilmiah dari banyak akademisi dunia menjelaskan dari banyak segi; terutama dari segi ekonomi, ’war based economy’ atau ’terror based industry’. Inilah tingkat terakhir kapitalisme atau yang disebut juga neoliberalisme, tetapi bukan neoliberalisme Tahun 1970-an, dimana terrorisme masih politis, bertujuan memerangi ketidakadilan. Akan tetapi, tingkat terakhir neoliberalisme ini masih sangat banyak yang tidak memahaminya, karena masih mengingat definisi neoliberalisme sebelum maju ke tingkat ’fear mongering’ atau ’terrorisme’.

Kalau diantara orang Indonesia masih banyak yang hanya mengerti neoliberalisme definisi abad lalu (artinya, belum ke tingkat ’war based economy’ atau lebih tak dipahami lagi ialah ’terror based industry’), masih bisalah dimaklumi atas ketinggalan negeri kita. Tetapi, saya pikir, perkembangan internet dan perkembangan KETERBUKAAN maupun demokrasinya di negeri kita adalah nomor satu. Pastilah semakin banyak yang memahami tingkat terakhir neoliberalisme ini, yang sudah jelas tak bisa dipisahkan dari ’fear mongering’ atau ’terror based industry’ atau ’war based economy’.

”Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan aksi teror yang dilakukan kelompok pimpinan Bahrun Naim ini tidak ada kaitannya dengan hilangnya bahan peledak.” Bisalah dipastikan kalau Kapolri sudah melihat kenyataan bahwa tak ada kaitannya dengan mesiu/ bahan peledak yang hilang di Riau. Tetapi kehilangan di Riau itu juga bisa dipahami supaya beli lagi mesiu canggih dari industri canggih neolib di Eropah atau USA. Mereka ini tak kurang mesiu atau senjata canggih apa saja, yang penting ada tempat penjualannya. Itulah terror based industry dan terror based economy dalam kenyataan.