Kolom M.u. Ginting: Membongkar — Sorasirulo
← Beranda

Kolom M.u. Ginting: Membongkar

Menarik mengikuti tingkat-tingkat perubahan dan perkembangan pikiran di kalangan orang-orang Indonesia terutama dari golongan ’kanan’ penentang golongan ’kir…

Kolom M.u. Ginting: Membongkar

Sekarang Menko Luhut diminta Jokowi cari kuburan dan gali kuburannya dan hitung jumlah tengkoraknya atau tulang-tulangnya. Ini namanya membuka KETERTUTUPAN hehehe . . . dan sudah tak ada yang protes secara terbuka. Artinya, para penentang lama bongkar kuburan itu masih menutupi apa yang dianggap benar.

Dari segi lain, apakah kebenaran akan terungkap dengan membuka kuburan? Yang sangat jelas ialah bahwa kebenaran sejarah kontradiksi itu tidak ada dokumennya di kuburan. Jadi di mana?

Ketika Reagan menginvasi Grenada alasannya adalah karena beberapa mahasiswa AS terbunuh di Grenada. Tetapi kan bukan itu sebab utamanya. Sebab utamanya ialah karena Grenada yang sudah didominasi oleh sosialisme Kuba itu sudah tertutup bagi perusahaan besar neolib AS: “It was not open to having its economy dominated by U.S. corporate interests”. //

Atau seperti ditulis oleh Laurence Davidson dalam bukunya Privatizing America ’s National Interest dengan ungkapan: “The islands economy was not dominated by US corporate power”. Penghalang utama untuk masuknya corporate ini ketika itu ialah Soekarnonya Grenada Maurice Bishop. Bedanya ialah Bishop dibunuh, sedangkan Soekarno dibiarkan ‘hidup’. Dan perusahaan corporate neolib langsung masuk ke Grenada seperti Freeport di Papua.

Itulah KONTRADIKSI POKOKNYA. Yang lain-lainnya hanya bersifat sampingan atau dalam istilah terkenal sekarang PENGALIHAN ISU. Semua negeri berkembang dunia terutama yang kaya SDA harus mempelajari politik pengalihan isu neolib seperti angka kematian 1965, kuburan massal dsb. Walaupun soal-soal ini juga perlu diangkat ke atas meja untuk mengumpulkan data autentis, tetapi yang paling perlu diangkat dan dipelajari ialah kontradiksi pokoknya tadi, yang sekarang kita namakan juga dengan pertentangan dua kepentingan: kepentingan nasional kontra kepentingan internasional ’global hegemony’ neolib.

Ini yang harus diutamakan sesuai dengan perubahan dan perkembangan kontradiksi pokok dunia, dan perubahan tingkat kesedaran manusia dunia. // //