← Beranda Nasional · Rab, 11 Mei · 2 mnt baca
Nongkrong Di Stasiun Bus Sutra, Dada Sopir Angkot Rahayu IMANUEL SITEPU. DELITUA. Nyawa Erwinta Malau (30) hampir saja terpisah dari raganya andai saja pisau belati yang menancap di dadanya sampai menembus ke paru-…
IMANUEL SITEPU. DELITUA. Nyawa Erwinta Malau (30) hampir saja terpisah dari raganya andai saja pisau belati yang menancap di dadanya sampai menembus ke paru-paru. Namun, dalam kondisi berlumuran darah, sopir angkot Rahayu 104 ini terpaksa dilarikan ke RSU Sembiring Delitua untuk menjalani perawatan.
Data diperoleh Sora sirulo di Polsek Delitua saat Erwin yang diketahui tinggal di Desa Kutomuliyo (Kecamatan Biru-biru) membuat laporan. Sebelum kejadian, usai mencari sewa dengan angkotnya, Erwin malam itu memilih nongkorong di stasiun Bus Sutra, tempatnya dulu pernah bekerja sebagai kondektur bus jurusan Medan - Kabanjahe itu di Simpang Kwala, Kelurahan Kwala Bekala (Medan Johor). Erwin Malau[/caption]
Namun, ketika Erwin sedang asyik menelpon, tiba-tiba saja pelaku berinisial Rz yang disebut-sebut bekerja di stasiun Bus Sutra bersama 2 rekannya langsung menghampiri korban. Tanpa banyak basa basi, Erwin lalu dipukuli. Mengetahui dirinya dikeroyok, Erwin berupaya memberi perlawanan. Melihat korban melawan, Rz kemudian mengambil sebilah pisau belati yang terselip di pinggangnya, lalu menikam dada korban.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.