← Beranda Nasional · Kam, 22 Des · 2 mnt baca
Orangtua Dari Teroris Syafii Lolos Dari Sergapan Warung milik Herman Lubis.[/caption] IMANUEL SITEPU. STM HILIR. Upaya tindak lanjut dalam pengungkapan pelaku terorisme di Desa Talun Kenas (Kecamatan Senemb…
Pantauan di lapangan, tampak ratusan polisi terlihat melakukan penggerebekan warung milik terduga terlibat dalam jaringan teroris tersebut. Bukan hanya warung milik Herman yang bersebelahan dengan gudang penampung sawit tersebut dikepung Polisi. Terlihat, Polisi yang dipinpin oleh Kapolres Deliserdang AKBP AKBP Robert Da Costa juga menyisir areal perladangan yang ada di belakang warung milik Herman Lubis.
“Polisi lambat datang. Tadi sebelum siang sekira 11.00 wib, Herman Lubis masih membuka warungnya. Begitu Pasutri itu mengetahui anaknya ditangkap polisi. Herman dan istrinya langsung kabur menyelamatkan diri ke arah Tanjung Merawa,” tutur J. Ginting warga sekitar.
Lain halnya dikatakan warga lainya, dari sepengetahuannya, sebelum dinikahi oleh Herman Lubis, istrinya Ati alias Bu De telah memiliki 3 anak (1 perempuan dan 2 laki laki). Salah satu diantara 2 anak lelaki Bu De telah ditangkap atas kasus teroris di Batam. Dari perkawinannya dengan Herman Lubis, mereka dikaruniai seorang anak perempuan.
“Sementara Syafii Lubis, kelahiran Bukitlawang, 03 Juli 1989, beralamat di Bida Ayu Blok E No. 53 Rt. 001 Rw. 015, Kelurahan Mangsang (Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri) adalah anak angkat Bu De,” sebut sumber Sora Sirulo.
Sementara menurut Kepala Desa Talun Kenas, Mahmudin Barus saat diwawancarai,Herman Lubis sudah 5 tahun membuka warung nasi dan sekaligus kedai kopi di Dusun 4, Desa Talun Kenas.
“Kami tidak mengetahui Herman dan istrinya terlibat dalam komplotan teroris atau pun ISIS. Namun, anaknya Syafii kadang terlihat di warung milik orang tuanya tersebut,” kata Barus.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.