← Beranda Nasional · Sen, 10 Okt · 2 mnt baca
Pembangunan Drainase Kecamatan Biru-biru Asal IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Proyek pembuatan saluran drainase yang di Jalan Besar Biru-biru atau tepatnya di Desa Tanjung Sena (Kecamatan Biru-biru), yang did…
Akibat pengerjaan yang dilakukan tidak berkawaitas, sehingga dikawatirkan bila suatu saat air membeludak, dipastikan bangunan parit tersebut akan ambruk dan kembali menutupi saluran parit.
"Bisa dibilang pembangunan drainase hanya percuma alias hanya menghamburkan anggaran saja. Ini harusnya menjadi perhatian pihak legislatif, eksekutif dan judikatif. Karena diduga sudah melanggar perjanjian kontrak," tambah warga lainnya.
Menurut salah satu kepala tukang saat diwawancarai oleh Sora sirulo di lokasi, proyek pembuatan drainase tersebut dikerjakan oleh CV Widya Kencana bersumber dari dana APBD Kabupaten Deliserdang sebesar Rp 198.550 juta. "Kalau panjang proyek ini 182 Meter, kedalaman 1,5 meter. Lebarnya 1 meter. Sementara tebalnya 15 cm," kata kepala tukang yang enggan menyebutkan namanya kemarin dulu .
Ketika ditanya lebih jauh mengapa bangunan dimaksud tidak sesuai dengan spesipikasi yang disebutkan, wartawan disarankan agar menemui langsung pemborongnya.
"Pemborongnya Pak Dody, bang, warga Pasar 5 Tembung. Sebentar lagi datang koq dia," sambungnya.
Pantauan Sora sirulo , amburadulnya proyek pembangunan drainase bukan hanya terdapat di Desa Tanjung Sena saja. Bangunan yang sama terdapat di Pasar 1, Desa Sidomuliyo (Kecamatan Biru-biru) juga terlihat dikerjakan asal jadi.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.