← Beranda Nasional · Sab, 21 Mei · 2 mnt baca
Pengembang Lanjutkan Bendung Aliran Sungai IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Kendati pihak pengusaha properti sudah jelas-jelas menyalahi aturan dengan menembok/ membendung Daerah Aliran Sungai Deli, di Desa…
Menurut Bukit, jika bendungan yang dibangun pihak pengembang itu diteruskan dan dibiarkan maka bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi banjir bandang sehingga mengancam nyawa ribuan warga yang berdomisili di Delitua dan Kota Medan. Bukan itu saja, bendungan tersebut juga berdampak terhadap keberadaan jembatan Kuta Tualah (Jalan Delitua-Namorambe) sehingga terancam roboh atau putus.
"Hal inilah yang kita khawatirkan. Padahal jembatan tersebut dibangun dibiayai negara. Jika sampai roboh, berapa kerugian uang negara? Kita berharap kepada Gubsu (T. Erry Nuradi) dan Bupati Deliserdang (Ashari Tambunan) untuk segera turun ke lapangan melihat kondisi sebenarnya. Jika terlambat dan tidak segera dihentikan, korban nyawa pasti ada dan kerugian negara pasti ada," ujar Nuah Bukit. // Nuah menduga, berpihaknya Camat dan Kades Kuta Tualah ke pengembang tidak tertutup kemungkinan karena telah terima uang.
"Kita tidak pernah menghambat atau menghalangi pembangunan, tapi ya pihak pengembang juga harus patuh dan taat dengan ketentuan/ aturan yang berlaku. Terlebih nyawa warga terancam. Jangan mentang-mentang pihak pengembang punya uang banyak bisa diamankan semua. Saya akan buat laporan jika pengembang tetap meneruskan membendung DAS Deli tersebut," tandas Bukit.
Pantauan wartawan, saat meninjau ke lokasi tampak Sekcam Namorambe Febri Gurusinga, Kades Kuta Tualah Suara Ginting, Kasi Trantib Junedi, mewakili pengembang bermarga Sembiring dan sejumlah LSM dan tokoh pemuda. Di lokasi tampak, aliran sungai telah dibendung hingga menutupi seluruh aliran sungai. Akibatnya, arus sungai biasa mengalir tampak telah menyempit. // //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.