← Beranda Nasional · Sel, 24 Mei · 2 mnt baca
Penggunaan Dana Desa 2015 Di Gunung Kelawas Diduga IMANUEL SIEPU. NAMORAMBE. Niat baik pemerintah memberikan bantuan berupa Dana Desa begitu besar ke seluruh pelosok desa, tidak seluruhnya dikelola dengan bai…
"Jelas terjadi kerugian negara. Saya rasa bahan material yang dipergunakan di mark up," ungkap P. Barus (45) mengaku salah satu warga.
Barus dan warga lainya pun meminta para pihak yang berkompeten untuk melakukan investigasi serta mengaudit semua mata anggara Alokasi Dana Desa. Jika terjadi penyelewengan, sudah sewajarnya diproses oleh pihak berwajib secara hukum sehingga menimbulkan efek jera bagi pelakunya. Sebab, kata warga, dalam waktu dekat, dana desa akan bergulir lagi. // "Jika tidak dilakukan pengawasan secara ketat niscaya kejadian serupa akan terulang kembali. Melihat besarnya anggaran yang dikeluarkan dengan membandingkan kondisi fisik di lapangan kelihatan tidak sesuai dan jelas-jelas telah terjadi penyelewengan," terangnya.
Warga pun mempertanyakan kinerja aparat yang bertugas melakukan pengawasan, seperti konsultan dan pihak kecamatan yang begitu mudah meloloskan pekerjaan di desa.
"Jangan-jangan semua yang terlibat di dalamnya telah bersama-sama melakukan permufakatan jahat," tuturnya mengakhiri.
Plt Kades Gunung Klawas (Hendri Ginting) kepada wartawan belum lama ini mengjelaskan: "Ada beberapa item pekerjaan yang dilaksanakan dengan rincian anggaran sebagai berikut. Pembuatan Dapur Umum berbiaya Rp 90 juta, pembutan Gorong-gorong Rp 20 Juta, PAUD / Mobiler Rp 50 juta, Sumur Bor komplek kantor desa Rp 46 juta, Pengerasan Jalan Dusun 1 - Dusun 4 berbiaya Rp 180 Juta."
Untuk pembayaran honor guru desa tidak disebutkan berapa jumlahnya. //
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.