Perayaan Isra Mi’raj Mendadak Bubar Karna Adanya Sambaran Petir — Sorasirulo
← Beranda

Perayaan Isra Mi’raj Mendadak Bubar Karna Adanya Sambaran Petir

IMANUEL SITEPU. DELITUA. Perayaan Isra Mi'raj sekaligus pelantikan Remaja Mesjid yang diselenggarakan di lapangan bola Suka Maju, Kelurahan Delitua Timur (Ke…

Melihat hal itu beberapa panitia menginstruksikan kepada Sandio dan Reza agar memegangi tiang penyangga tenda. Tak lama kemudian suara geledek disertai petir, menyambar tenda yang berada di tengah tanah lapang tersebut. Akibatnya, Sandio dan Reza yang sebelumnya memegangi tiang-tiang penyangga tenda yang terbuat dari besi itu tercampak dan mengalami kejang-kejang akibat tersambar petir.

Melihat hal itu beberapa panitia menghimbau kepada seluruh tamu undangan berlari menyelamatkan diri ke lokasi sekolah SMPN 1 Delitua yang berada persis di samping lokasi. Tak ayal lagi, perayaan Isra Mi'raj yang dihadiri ustad kondang, Ahmad Alhabsi dari Jakarta dan juga Wakil Bupati Deliserdang (Zainuddin Mars) langsung berhamburan menyelamatkan diri. Akibatnya, puluhan pengunjung mengalami syok berat seperti orang dikejar setan mengingat saat berlari menyelamatkan diri, petir masih terus menyambar hingga pengunjung tiba di lokasi sekolah SMPN 1 Delitua.

Dalam insiden itu, 3 orang pengunjung (Mayani, Chika dan Bu Darmiani) terpaksa dilarikan ke Puskesmas Delitua akibat kondisinya belum pulih. Demikian juga dengan Sandio dan Reza, 2 remaja mesjid yang terkena sambaran petir. Namun, karena kondisi Sandio dan Reza masih dalam sekarat, keduanya kemudian dilarikan ke RSU Sembiring Delitua. // "Tadi pagi cuaca sih biasa-biasa saja. Tapi, begitu lepas makan siang, cuaca mulai mendung dan kemudian turun hujan lebat disertai angin," kata Ibu Hj. Anim, salah satu saksi mata kepada Sora Sirulo di lokasi.

Lanjut dikatakan, karena angin sangat kencang, sehingga tenda yang dipasang mau roboh. Tadinya kedua remaja mesjid itu memegang tiang tenda dan tiba-tiba petir menyambar. Keduanya langsung tercampak dan kejang-kejang akibat tersengat listrik.

"Awalnya, warga sudah menutupi tubuh kedua korban dengan daun pisang. Katanya untuk membuang arus listrik dari tubuhnya. Karena belum sadarkan diri, makanya dibawa ke Puskesmas," kata Bu Hj. Amin.

Pantauan Sora Sirulo di lapangan Suka Maju Delitua, tempat perayaan Isra Miraj terlihat sudah lengang. Sementara, pengunjung dan warga sekitar terlihat hilir mudik menuju Puskesmas Delitua yang terdapat di Jl. Kesehatan untuk sekedar melihat kondisi korban. // //