Sekum Gbkp: Tidak Ada Pengelayasi Dari Moderamen Gbkp Mengenai — Sorasirulo
← Beranda

Sekum Gbkp: Tidak Ada Pengelayasi Dari Moderamen Gbkp Mengenai

ITA APULINA TARIGAN. SURABAYA. Kampanye gerakan KBB (Karo Bukan Batak) yang menyebar di social media dan belakangan semakin gencar setelah Tanta J. Ginting, …

”Itu bukan fan page milik GBKP. Kadang memang ada banyak akun-akun di medsos yang menyalahgunakan GBKP. Lagipula, kami tidak akan mengeluarkan pernyataan ke publik sebelum melakukan rapat internal diantara anggota moderamen. Saya adalah Sekretaris Umum Moderamen GBKP dan, oleh karena itu, saya harus tahu apa saja yang dipublikasikan atas nama Moderamen GBKP. Pernyataan bahwa Karo adalah bagian Batak itu tidak sepengetahuan saya dan saya menegaskan bahwa kami belum ada buat pernyataan apa-apa mengenai itu."

Kemudian Pdt. Rehpelita Ginting memberikan alamat akun resmi Moderamen GBKP, yaitu: https://www.facebook.com/moderamen.gbkp .

‘Pengelayasi’ kontroversial tersebut menyebar dan mendapat tanggapan di grup Jamburta Merga Silima dan dibagikan oleh beberapa orang di wall mereka. Beberapa saat kemudian admin fan page itu membuat pernyataan lagi di status fan page, bahwa fan page tersebut akan ditutup. Tidak diketahui, apakah respon orang-orang Karo yang mempertanyakan kesahihan fan page tersebut sehingga membuat adminnya bergegas hendak menutup akun ‘GBKP’ palsu tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, fan page tersebut masih ada di facebook dengan link: https://www.facebook.com/gbkp.fans/ Mengenai Istilah Pengelayasi[/three_fourth]

Pengelayasi adalah sebuah kata dalam bahasa Karo yang artinya secara harafiah adalah pencerahan atau gamblangnya penjelasan, Kata dasarnya adalah layas yang artinya jelas, terang, jernih. Meskipun kata ini adalah asli dri bahasa Karo, istilah pengelayasi dekat sekali dengan gereja yang bernama GBKP ini. //

Moderamen GBKP biasanya menerbitkan surat edaran berjudul Pengelayasi dalam upaya memberikan arahan kepada jemaatnya dalam menanggapi gejolak-gejolak sosial maupun politik. Misalnya, ketika ada kandidat bupati atau legislatif yang mengklaim dirinya telah mendapat dukungan dari GBKP padahal tidak ada, Moderamen GBKP biasanya menerbitkan surat edaran Pengelayasi untuk memberi penjelasan tentang posisi GBKP yang sesungguhnya kepada jemaatnya.

Demikian kiranya penggunaan kata pengelayasi oleh admin fan page GBKP yang tidak resmi itu secara sengaja ataupun tidak sengaja mengarahkan pembacanya untuk menganggap itu adalah surat edaran dari Moderamen GBKP.

Sebagian diantara pengamat yang diwawancarai oleh Sora Sirulo bependapat bahwa tulisan oleh admin fan page GBKP palsu itu memaksakan pendpatnya pribadi sebagai seolah-olah pendapat dari GBKP secara organisasi. Adapun reaksi Sekretaris Umum Moderamen GBKP atas pertanyaan Sora Sirulo menegaskan bahwa Moderamen GBKP tidak pernah merapatkan soal Karo Bukan Batak atau bahwa Karo adalah bagian Batak. // //