Sora Sirulo Ke Sabang (1): Surga Di Ujung
Laporan: Boy Syahputra Surbakti (Banda Aceh) Penulis di Kilometer 0[/caption] Indonesia tediri dari ribuan pulau yang membentang di garis khatulistiwa. Salah…
Laporan: Boy Syahputra Surbakti (Banda Aceh) Penulis di Kilometer 0[/caption] Indonesia tediri dari ribuan pulau yang membentang di garis khatulistiwa. Salah satu yang paling banyak menarik perhatian pengunjung, baik domestik maupun mancanegara, yaitu pulau Weh atau lebih dikenal dengan Pulau Sabang. Akses menuju pulau ini tergolong mudah dan beragam; baik jalur darat, laut maupun udara.
Setelah sampai di Terminal Banda Aceh, sahabat tak perlu cemas dengan angkutan ke pelabuhan menuju Sabang. Bapak-bapak tukang becak di Banda Aceh akan segera menghampiri anda dan bersedia mengantar dengan biaya yang tergolong murah (tergantung sahabat pandai menawar saja). Di pelabuhan penyeberangan menuju Sabang yaitu pelabuhan Uleleue sahabat bisa memilih 2 jenis kapal yang akan menyeberang menuju surga di ujung Indonesia “Sabang”. Untuk kapal feri lambat (waktu tempuh 1.5 - 2 jam) anda hanya perlu membayar Rp. 27.000 saja per orangnya. Sedangkan untuk kapal cepat anda harus mengeluarkan sebesar Rp. 85.000.
Setelah sampai di pelabuhan Sabang atau lebih dikenal dengan Pelabuhan Balohan, sahabat bisa mendapatkan jasa rental sepeda motor dengan harga Rp. 100.000 per harinya (24 jam). Dengan kendaraan ini sahabat dapat dengan leluasa menjelajah seluruh keindahan Sabang. Tujuan utama yang tak boleh sahabat lewatkan adalah tugu 0 KM Indonesia yang menjadi ikon Sabang. Sahabat juga bisa membuat Sertifikat 0 KM di sana dengan tarif sekitar Rp. 25.000 - 30.000. Untukmu, akses menuju ke sana sahabat tak perlu khawatir karena petunjuk arah di Sabang dirawat dengan baik, namun sedang dalam masa pelebaran jalan. Jadi sahabat agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Alam beserta faunanya yang menawan menanti sahabat traveler Sora Sirulo untuk berkunjung (Bersambung). //