← Beranda Berita terkini · Hukum · Korupsi · Sel, 14 Nov · 2 mnt baca
Alasan Beli Komputer Sekolah, Siswa Smkn 1 Biru-biru Kena IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Citra dunia pendidikan di Kabupaten Deliserdang kembali tercoreng. Kali ini akibat ulah seorang oknum Kepala Sekolah SMKN 1 Biru-b…
"Awalnya, kepala sekolah memaksa orangtua membayar Rp 500 ribu per siswa," jelas saja kami keberatan, keluh salah seorang orangtua siswa yang namanya minta dirahasiakan kepada wartawan.
Lanjutnya, karena banyak orangtua siswa yang mengajukan protes dan keberatan, kepala sekolah Tiopan Saragih kemudian mematok, agar setiap siswa wajib membayar Rp 270 ribu. Tiopan Saragih[/caption]
"Ini jelas-jelas pemerasan, dan kepala sekolah sudah melakukan praktek pungli. Anak saya sudah kelas 3 SMK. Komputer itu hanya dipakai beberapa bulan lagi oleh anak kami, kesal orangtua siswa yang mengaku bekerja sebagai petani ini.
Lebih anehnya lagi, sambungnya, meski kepala sekolah yang mematokan uang pengadaan komputer sekolah tersebut, Tiopan Saragih justru tidak mau dilibatkan dalam pengutipan.
"Kalau ada nanti yang buat keributan, jangan bilang yang minta uang untuk beli komputer kepala sekolah. Tapi bilang suka rela orangtua bayar Rp 270 ribu untuk beli komputer sekolah," kata orangtua siswa tadi menirukan ucapan kasek Tiopan Saragih.
Sayangnya, kepala sekolah SMKN 1 Biru-biru Tiopan Saragih ketika hendak dikonfirmasi oleh wartawan terkait adanya dugaan pungutan liar di sekolahnya tidak membuahkan hasil.
"Kepala sekolah sedang sibuk. Kan abang dengar langsung tadi saya telepon," kata seorang Satpam yang bertugas menjaga gerbang masuk sekolah kepada reporter SORA SIRULO. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.