← Beranda Nasional · Rab, 22 Mar · 2 mnt baca
Bupati Karo, Jangan Mengkhianati Sejarah Suku Oleh: M.U. Ginting (Swedia) Kalau bupati Karo Terkelin Berahmana bilang orang Karo perantau ( tandang ) di Medan, dia mengkhianati sejarah Karo yang mendirik…
Oleh: M.U. Ginting (Swedia) Kalau bupati Karo Terkelin Berahmana bilang orang Karo perantau (tandang ) di Medan, dia mengkhianati sejarah Karo yang mendirikan Kota Medan. Sejarah Kerajaan Aru sekitar Hamparan Perak dan setelah terdesak oleh kekuasaan kerajaan Islam Aceh, bikin benteng terakhir di Delitua belasan km dari Medan yang masih terlihat jelas sebagai bukti kekuasaan politik/ ekonomi Suku Karo.
Sekeliling kota/ daerah yang kemudian dinamakan Medan, terdapat kekuasaan politik Karo seperti kerajaan/ kekuasaan Datuk Sunggal sebelah Barat, panglima-panglima berbagai kekuasaan Karo sekitar Lau Cih/ Delitua, semua hanya berjarak belasan km dari titik pusat Medan itu sendiri.
Jauh sebelum berdirinya Medan, jauh sebelum kedatangan suku-suku lain ke daerah ini, Suku Karo sudah bermukim di sini dan punya kekuasaan politik dalam menghadapi kedatangan dari luar seperti dari China, India (Hindu), Arab (islam), dan Portugis (Kristen).
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.