Terasa cukup kuat di Kota Gorontalo selama 3 detik, warga sempat panik. Belum ada laporan dampak. Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan gempa memiliki intensitas II SIG BMKG (IV MMI) di Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kab.Gorontalo, II SIG BMKG (III-IV MMI) di Manado & Tondano. Artinya berintensitas ringan hingga sedang. Begitu pula di beberapa daerah seperti di Buol berintensitas II SIG BMKG (IV MMI), II SIG BMKG (III-IV MMI) di Tolitoli, II SIG BMKG (III MMI) di Luwuk.
Diperkirakan gempa tidak menimbulkan kerusakan yang masif. Umumnya dampak gempa merusak jika memiliki intensitas di atas VI MMI (kuat).
"Gempa terjadi 6.0 Skala Richter diperkirakan termasuk ke dalam kategori Gempa Bumi Menengah (100 Km). Gempa ini kemungkinan disebabkan oleh sesar aktif Gorontalo, khususnya segmen sesar Gorontalo yang terdapat di laut. Sesar Gorontalo merupakan struktur sesar yang berarah Tenggara-Barat Laut yang melintasi Kota Gorontalo dan memotong lengan Utara Sulawesi, hingga menghubungkan laut Sulawesi dan perairan Teluk Tomini," papar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepad SORA SIRULO. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });