← Beranda Acara & Festival · Budaya & Adat · Rab, 1 Nov · 3 mnt baca
Jadikan Medan Tujuan Wisata Budaya melalui Gemes JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara sekaligus edukasi dan ekplorasi keragaman kesenian dan bud…
Jumlah peserta yang mengikuti Gemes tahun ini jauh lebih banyak. Tahun lalu, peserta Gemes hanya berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, Kabupaten Aceh Tenggara serta Pekan Baru, sedangkan kini meliputi Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan dan Sumatera Barat. Termasuk dari mancanegara seperti Malaysia, Brunei Darusalam dan Singapura.
“Untuk Thailand, keputusan mereka ikut Gemes 2017 akan disampaikan hari ini. Kehadiran peserta dari mancanegara itu tentunya semakin membuat event ini semakin meriah dan menarik lagi. Oleh karenanya kita akan terus melakukan evaluasi sehingga jumlah peserta dari luat negeri bisa lebih banyak lagi. Sebab, Gemes sudah masuk kelender teta. Seluruh peserta akan disambut dengan 14 pasangan dengan mengenakan pakain daerah dari 14 etnis yang ada di Kota Medan. Hal ini sebagai simbolis bahwa seluruh etnis yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini menyambut baik digelarnya Gemes 2017.
Agar pelaksanaan Gemes semakin lebih menarik perhatian, Dinas Pariwisata juga telah mempersiapkan desain panggung yang menawan sehingga berbentuk seperti perahu layar. Desain kapal ini sebagai simbolis bahwa Kota Medan terletak di kawasan pesisir Pulau Sumatera yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.
Acara pembukaan selanjutnya akan diisi penyerahan plakat penghargaan kepada seluruh peserta dan pagelaran Songket Deli. Jelang berakhirnya pagelaran Gongket Deli, seluruh peserta akan ikut parade dengan menggunakan busana Melayu sesuai daerahnya masing-masing. Acara pembukaan akan dipungkasi dengan penampilan penyanyi Lesti D’Academy.
Di hari ke dua dan ke tiga, Agus mengatakan Gemes akan diisi dengan penampilan seni, tari dan musik yang menarik dari seluruh peserta. Mantan Kabag Aset dan Perlengkapan itu optimis atraksi yang disajikan masing-masing peserta itu asangat menarik dan menghibur seluruh pengunjung.
Demi suksesnya Gemes 2017, Aguas mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Medan, Kodim 0201/BS, Dinas Perhubungan serta Satpol PP Kota Medan untuk melakukan pengamanan, termasuk mengatur lalu lintas menyusul ramainya pengunjung maupun peserta yang akan menyaksikan maupun mengikuti Gemes 2017.
Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kenderaan bermotor di seputaran Lapangan Merdeka pada saat berlangsungnya Gemes 2017 yang akan memicu terganggunya kelancaran arus lalu lintas, Agus mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dishub menyediakan tempat parkir di sisi Timur Lapangan Merdeka Medan, persisnya depan Stasiun Besar Kereta Api yang selama ini dikelola Dishub Kota Medan. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.