Mion Tarigan Perbaiki Jalan Desa Batu Gemuk--lubang — Sorasirulo
← Beranda

Mion Tarigan Perbaiki Jalan Desa Batu Gemuk--lubang

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Masyarakat yang berdomisili di Desa-desa Batu Gemuk, Batu Mbelin, Timbang Lawan, Salang Tungir, Rampah Baru, Lubang Ido hingga ke …

Mion Tarigan Perbaiki Jalan Desa Batu Gemuk--lubang

Kepada Sora Sirulo, Mion Tarigan mengaku sangat sedih dan prihatin melihat kondisi jalan saat melintasi jalan alternatif menuju Desa Rumah Gerat (Kecamatan Biru-biru). Saat itu, beliau sedang menghadiri Pesta Gendang Guro-guro Aron di Desa Rampah . Dalam kesempatan itu, warga setempat memintanya mencarikan solusi perbaikan jalan itu. Hal inilah yang kemudian membuat semakin tergerak hatinya untuk mebantu mengurangi beban masyarakat.

"Kata masyarakat sudah puluhan tahun jalan mereka tidak pernah diperbaiki. Tapi saya bukan pejabat pemerintahan. Saya hanya pengusaha. Apa yang saya bisa saat ini, itu yang saya berikan kepada masyarakat," sambung Direktur PT PAM (Patoembak Makmur Abadi) ini.

Lanjut dikatakan: “Dari hasil analisa saya, kesejateraan masyarakat yang tinggal di suatu daerah tergambar dari memadainya sarana umum. Seperti halnya infrastruktur jalan yang bagus.”

"Bagaimana bisa penduduk yang mendiami suatu tempat makmur dan sejahtera sementara kondisi akses jalan menuju tempat tersebut rusak parah. Itu sangat mustahil. Mudah-mudahan dengan diperbaikinya jalan ini, warga jadi gampang memasarkan hasil pertaniannya. Anak-anak juga bisa tiba di sekolah," tambahnya.

Sementara itu, Obet Kaban (46) salah seorang warga Desa Salang Tungir merasa sangat bersyukur ada seorang putra daerah sukses di perantauan yang peduli dengan pembangunan daerah asalnya. Beliau juga sangat berterimakasih kepada Mion Tarigan karena telah membantu beban masyarakat desanya.

"Selama ini, warga sangat sulit memasarkan hasil pertaniannya. Pembeli yang menggunakan kenderan malas masuk ke desa kami. Mereka selalu membeli dengan harga murah. Karena harus menghitung untung rugi kerusakan onderdil mobilnya sebagai alat angkutan. Bila masuk ke desa kami, pembeli harus melewati lubang dan kubangan di sepanjang jalan. Dulu, angkutan umum sebenarnya sudah masuk ke desa kami ini. Tapi karena tidak tahan harus selalu memperbaiki angkotnya, pemilik angkot akhirnya menghentikannya," beber Kaban.

Hal senada juga dibenarkan N. Barus (56) warga lainnya. Malah menurut Barus menilai, masyarakat yang berdomisili di desanya selama ini seperti dipinggirkan. Ia pun berharap agar Mion Tarigan tetap mau membantu masyarakat. Dia juga berharap Mion Tarigan mau mencalonkan diri sebagai Bupati Deliserdang pada periode akan datang demi perubahan Deliserdang menuju lebih baik.

"Dalam Musrenbang Desa sudah berulang kali kami usulkan. Demikian juga kepada pihak kecamatan. Kepada anggota DPRD Deliserdang juga sudah pernah kami keluhkan. Bahkan langsung kepada Bupati Deliserdang. Tapi tidak pernah terkabul. Untung saja ada Pak Mion Tarigan yang tersentuh hatinya untuk mengurangi beban derita kami. Kami sangat berharap agar Mion Tarigan mau mencalonkan diri menjadi Bupati Deliserdang. Kami pasti mendukung," tambah N. Barus.