← Beranda Budaya & Adat · Kam, 9 Nov · 2 mnt baca
Penceng Lagi, Penceng Lagi Oleh: Leo Tarigan (Medan) Ada seorang seniman Karo memposting sebuah video acara kerja tahun (pesta tahunan) di salah satu kampung Karo pada akun facebook pr…
Karena generasi yang lebih tua, yang umumnya lebih mengerti budaya, sudah terlalu letih mengurus kehidupan sehari-hari mereka, sehingga seakan tidak lagi memiliki kepedulian terhadap budayanya sendiri.
Di jaman yang mendewakan kepraktisan dan pragmatisme ini, budaya sering sekali dianggap hanya jadi beban bagi orang-orang tua yang sudah repot menanggung beban hidup sehari-hari. Sementara budaya itu sendiri nyaris tidak menyumbang apapun dalam meringankan beban hidup keseharian mereka.
Di sisi lain, anak muda yang energik dan tidak punya beban hidup terlalu berat, tertarik dengan acara-acara budaya karena butuh ruang aktualisasi diri, dan sebagai saluran pelepasan energi yang berlebih.
Jadi, tujuan anak-anak muda ini mengikuti atau melaksanakan acara budaya bukan karena ingin menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam budaya tersebut, melainkan sebagai ajang bersenang-senang saja. Selama yang memahami budaya terus berdiam diri dan tidak mau mengambil tanggungjawab memimpin acara-acara kebudayaan, selama itu pula generasi-generasi yang tidak paham budaya akan terus melakukan apapun yang mereka sukai. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.