Kesetiaan Jenderal Guan Yu sewaktu ditahan oleh musuh (Cao Cao) dan ditawari bergabung dengan kerajaan musuh dengan hadiah harta, tanah dan kuda yang berlimpah tidak membuat beliau berkhianat kepada Negaranya dan kakak angkatnya (Liu Bei) 2. Kesusilaan 12 tahun disekap oleh Cao Cao bersama dua istri kakak angkatnya tidaklah membuat beliau melakukan hal yang melanggar norma kesusilaan. Beliau menjaga keselamatan 2 kakak iparnya sambil membaca kitab sastra 'musim semi dan gugur' di luar kamar sepanjang malam (yang suka ngacengan harusnya malu!!) 3. Tidak tergiur oleh harta dan tahta
Cao cao memberikan begitu banyak emas perak dan jabatan yang sangat tinggi, tetapi tidak sedikitpun hati Jenderal Guan Yu tertarik mengambilnya. Bandingkan dengan koruptor negara kita, dikasih Rp. 600 juta udah klepek-klepek.
Mari teman-teman beragama untuk tetap bisa menjaga ketenangan dan keharmonisan di negeri kita ini. Untuk teman-temanku yang beragama Kong Hu Cu agar bisa arif dan bijak dalam menyikapi hal begini. Iingat .... patung, kitab, dan lain-lainnya hanya simbol sebuah agama tetapi pengamalan sifat-sifat luhur ajaran agama kita masing-masing paling penting. Buktikan bahwa kedamaian dan kehamonisan bukan sekedar diucapkan dan jadilah umat beragama yang berkualitas. (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-2770968303719106", enable_page_level_ads: true });