← Beranda Ahmad fauzi · Kolom · Kam, 19 Jul · 2 mnt baca
Kolom Ahmad Fauzi: Demi Semesta Yang Bermula Dari Mental Materi adalah tumpukan aktivitas pikiran. Ledakan besar pertama alam raya dipicu oleh akal yang berpikir tentang dirinya sendiri. Akal ini mengalami konflik,…
Oleh karena itu, dengan aktivitas berpikir sebenarnya kita sedang memproduksi alam semesta secara terus menerus. Kosmologi-Kuantum mendapatkan peneguhan filosofis-spekulatif dari teori purba dan menjadi pelabuhan masa depan bahwa teknologi pikiran adalah The Queen of Science yang sangat menjanjikan.
Sejarah adalah peristiwa keterasingan, di mana semangat zaman melakukan perjalanan panjang untuk menemukan kesadaran. Ada semacam jarum roh yang menelusup halus di antara benda-benda material sejarah, memberinya substansi dan oli mesin penggerak. Roh ini bernama rasio.
Ia adalah nyawa sejarah, menggerakkan dan mengarahkannya berdasarkan pertentangan dan konflik tanpa henti. Sejarah merupakan medan konflik kolosal yang memiliki tujuan, meski terlihat acak, tak teratur dan buta dari rancangan.
Walaupun dimulai dari negasi atau penolakan kemudian terkesan mendukung penghancuran, ini bukanlah proses sia-sia dan percuma. Justeru dengan itu ia menyadarinya dan mengangkat derajat dirinya lebih tinggi. Tidak ada hasil akhir, karena hasil tersebut menjadi titik tolak bagi perjalanan selanjutnya, dan seterusnya.
Marx dan Freud, memahami peradaban dan kebudayaan dihasilkan dari proses negasi dan penyangkalan. Sejarah sebagai pertentangan dan konflik atau kerja budaya yang mengandung represi seksual, berhutang budi pada filsuf mistis yang bernama Hegel.
Ada hukum alamiah sejarah yang tidak kalah mempesonakan dibandingkan dengan Hukum Gravitasi dan Evolusi, yaitu Dialektika.
Artikel ini disajikan sebagai informasi umum. Sorasirulo tidak bertanggung jawab atas keputusan
yang diambil berdasarkan konten ini. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi.